Aktivitas-Aktivitas Personalian & Analisis Serta Disain Pekerjaan

AKTIVITAS-AKTIVITAS PERSONALIA

personalia
 Aktivitas personalia sebagai beriku:

1. Perencanaan sumber daya manusia
2. Analisis dan desain pekerjaan
3. Penarikan tenaga kerja(recruitment)
4. Seleksi tenaga kerja
5. Orientasi pelatihan & pengembangan tenaga kerja

6. Penilaian Kinerja 
7. Pemberian Kompensasi
8. Pemeliharaan tenaga kerja


Perencanaan Sumber Daya Manusia

Tujuan perencanaan sumber daya manusia yaitu menciptakan kaitan antara seluruh strategi perusahaan dengan kondisi sumber daya manusia yang tersedia atau dengan perkataan lain, dengan adanya perencanaan SDM maka aktivitas SDM akan selalu konsisten dengan arah atau tujuan perusahaan.

Lingkungan yang dapat mempengaruhi ketersediaan tenaga kerja dapat dijelaskan sebagai berikut (Henry Simamora, 1995:61-64):

a. Lingkungan perekonomian
b. Lingkungan Sosial
c. Lingkungan Politik
d. Lingkungan Hukum
e. Lingkungan Pekerja
f. Lingkungan Teknologi

Analisis dan Disain Pekerjaan


Analisis pekerjaan merupakan penentuan melalui pengamatan, studi dan informasi yang berkaitan dengan sifat dari suatu pekerjaan tersebut.

Dari sudut pandang departemen personalia, tujuan penyusunan analisis pekerjaan (anaslisis jabatan) adalah :


1. Mengidentifikasi kegiatan yang akan dikerjakan
2. Mengevaluasi tempat kerja yang berkaitan dengan pekerjaan
3. Menentukan syarat-syarat kerja bagi karyawan
4. Mengidentifikasi informasi tentang prosedur operasional
5. Menjelaskan batas-batas wewenang dan tanggung jawab


Pengertian Analisis Jabatan (Job Analysis dan Perencanaan SDM)

Manfaat Analisis Pekerjaan

1. Mempermudah penyusunan karyawan(staffing)
2. Memberi masukan dalam pembuatan disain organisasi yang efektif
3. Memberi dasar perencanaan&evaluasi kinerja karyawan
4. Membantu manajemen dalam menentukan perlu tidaknya diadakan program pelatihan bagi karyawan
5. Memberi dasar untuk seleksi dan promosi karyawan
6. Membantu manajemen dalam mengevaluasi pekerjaan untuk tujuan pemberian kompensasi


Uraian Pekerjaan (Job Description)


Adalah suatu deskripsi tertulis tentang apa yang harus dikerjakan oleh seorang karyawan dalam suatu pekerjaan tertentu.


Manfaat adanya deskripsi pekerjaan :


1. Membantu memberi gambaran yang jelas tentang tugas dan tanggung jawab pekerjaan
2. Memudahkan prosedur penarikan dan pelatihan tenaga kerja
3. Membantu tenaga kerja dalam merencanakan karir mereka


Spesifikasi Pekerjaan (Job Spesification)


Suatu spesifikasi pekerjaan menjelaskan tentang kecakapan dari seseorang dan ini digunakan sebagai persyaratan untuk mempekerjakan. Jadi,deskripsi pekerjaan menentukan apakah pekerjaan tersebut merupakan profil pekerjaan dari karyawan


Evaluasi Pekerjaan (Job Evaluation)


Evaluasi pekerjaan merupakan kegiatan memperbandingkan suatu pekrjaan tertentu dengan pekerjaan yang lain untuk menjamin bahwa, pekerjaan tersebut dihargai secara adil


Desain Pekerjaan (Job Design)


Disain pekerjaan merupakan proses penentuan tugas-tugas yang akan dilaksanakan, teknik yang akan digunakan untuk melaksanakan tugas tersebut dan bagaimana pekerjaan tersebut dengan pekerjaan lain dalam perusahaan.


Dalam hal ini terdapat 4 disain pekerjaan (Henry Simamora, 1995: 19-120):


a. Simplikasi Pekerjaan (Job simflication)
b. Rotasi pekerjaan (Job rotation)
c. Pemekaran pekerjaan (job enlargement)
d. Pemerkayaan pekerjaan (job enrichment)


Penarikan Tenaga Kerja (Recruitment)


Penarikan tenaga kerja merupakan kegiatan untuk mencari dan menarik calon tenaga kerja dengan motivasi, kemampuan, keahlian dan pengetahuan yang diperlukan.

Faktor yang perlu dipertimbangkan dalam menentukan jumlah tenaga kerja adalah tingkat absensi dan perputaran tenaga kerja.

 

Sumber Penarikan Tenaga Kerja

Dalam hal ini terdapat dua sumber penarikan tenaga kerja yaitu sumber internal dan

eksternal. Keunggulan cara penarikan internal ini adalah :

1. memberi motivasi dan promosi bagi karyawan


2. Meningkatkan moral karyawan dll. Dan kelemahan dari penarikan tenaga kerja secara internal adalah menutup ide-ide baru dari luar, menciptakan pola pikir yang sempit dan mempertinggi persaingan antar karyawan


Saluran penarikan tenaga kerja eksternal (dari luar perusahaan) antara lain:


1. Kantor Penempatan Tenaga Kerja
2. Lembaga-lembaga pendidikan
3. Rekomendasi dari karyawan yang telah bekerja
4. Surat lamaran yang dikirim langsung ke perusahaan
5. Para pelamar yang datang langsung ke perusahaan
6. Melalui iklan
7. Agen penetapan tenaga kerja
8. Serikat Pekerja


SELEKSI TENAGA KERJA


Salah satu seleksi tenaga kerja adalah dengann tes, adapun jenis tes

diantaranya :
a. Tes Kecerdasan (Intelligence test)
b. Tes Bakat (Aptutude test)
c. Tes Prestasi (Achivement test)
d. Tes Minat (Interest test)
e. Tes Kepribadian (Personality test)


ORIENTASI, PELATIHAN & PENGEMBANGAN TENAGA KERJA


Orientasi merupakan kegiatan untuk mengenalkan tenaga kerja kepada organisasi, menyangkut fungsi-fungsi, tugas-tugas dan personil-personilnya. metode dasar dalam melaksanakan pengembangan karyawan :


a. Latihan (training)
b. Pendidikan (education)


Tujuan Pelatihan dan Pengembangan


1. Memutakhirkan keahlian karyawan dengan adanya kemajuan teknologi
2. Mengurangi waktu belajar bagi karyawan baru untuk terampil dalam pekerjaan
3. Membantu memecahkan permasalahan operasional
4. Mempersiapkan karyawan untuk promosi
5. Mengorientasikan karyawan terhadap organisasi


Metode Pelatihan dan Pengembangan


a. On The Job Training
 

Karyawan langsung dilibatkan dalam pekerjaan

b. Apprenticeship (magang)


metode ini memerlukan keahlian yang relatif tinggi


c. Rotasi Pekerjaan


Tujuan metode ini adalah untuk memperluas latar belakang peserta dalam bisnis


d. Off The Job Training


Karyawan diberikan pengetahuan dan keahlian yang mereka perlukan dalam waktu tertentu & terpisah dari saat bekerja


PENILAIAN KINERJA


Kinerja karyawan adalah tingkat dimana karyawan mencapai persyaratan pekerjaan. Manfaat dari penilaian kinerja ini adalah pertama, memberi informasi yang dapat membantu didalam keputusan yang berkaitan dengan masalah promosi, kenaikan gaji, transfer maupun pemberhentian tenaga kerja. 


Manfaat ke-2 ialah dapat digunakan untuk mendorong pengembangan karyawan. Sistem penilaian prestasi kerja antara lain : rangking, perbandingan karyawan dengan karyawan, grading, skala grafis dan Check lists.

PEMBERIAN KOMPENSASI


Tujuan pemberian kompensasi adalah untuk menarik karyawan untuk bekerja,menahan karyawan agar tidak berpindah pekerjaan, dan memberi motivasi kerja. Dalam pemberian

kompensasi terdapat dua kategori imbalan yaitu, imbalan intrinsik yaitu berasal dari individu
sendiri sedangkan imbalan ekstrinsik yaitu berasal dari luar yang diberikan kepada tenaga
kerja.

PEMELIHARAAN TENAGA KERJA


Berdasarkan kondisi yang dimiliki oleh para karyawan, maka kegiatan atau program perusahaan dapat dibedakan menjadi 2 yaitu:


1. Untuk mempertahankan kondisi fisik

karyawan bisa disiapkan Program keselamatan & kesehatan kerja


2. untuk mempertahankan sikap kerja sama

bisa disiapkan program pelayanan (service program)

Pemutusan Hubungan Kerja


Pada hakekatnya Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) dapat terjadi karena beberapa hal diantaranya :


1. Pengunduran diri dari pihak karyawan
2. Pemberhentian dari pihak perusahaan:
a. Pemberhentian sementara (lay off)
b. Pemecatan (fired)
c. Penempatan ke luar (outplacement)
d. Demosi (sebagai alternatif pemberhentian)
e. Pemensiunan (retirement)


HUBUNGAN INDUSTRIAL


*  Ruang lingkup industrial meliputi seluruh aspek dan permasalahan ekonomi, sosial, politik, budaya dan teknologi serta yang lainnya.


* Tujuan hubungan industrial Pancasila adalah mengemban cita-cita Proklamasi Kemerdekaan NKRI 17 Agustus 1945,ikut mewujudkan masyarakat yang adil dan makmur yang berdasarkan UUD dan ikut melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi dan keadilan sosial.


Azas-azas Hubungan Industrial Pancasila


*  Azas Manfaat
*  Azas Usaha bersama dan kekeluargaan
*  Azas Demokrasi
*  Azas Adil dan merata
*  Azas Peri kehidupan dalam kesinambungan
*  Azas Kesadaran hukum
*  Azas Kepercayaan


Sarana & Kelembagaan dalam HIP


*  Lembaga Kerja Sama Bipartit : adalah suatu lembaga di dalam suatu perusahaan yang anggotanya terdiri dari wakil-wakil pekerja dan wakil-wakil pengusaha yang merupakan forum konsultasi dan komunikasi untuk memecahkan masalah bersama.

*  Tujuan lembaga kerja adalah untuk mengembangkan hubungan industrial yang serasi pada tingkat perusahaan guna mencapai sasaran dalam lingkungan perusahaan yang harmonis LIA
Ada bererapa aktivitas-aktivitas dari personalia sebagai beriku:
 

1. Perencanaan sumber daya manusia
2. Analisis dan desain pekerjaan
3. Penarikan tenaga kerja(recruitment)
4. Seleksi tenaga kerja
5. Orientasi pelatihan & pengembangan tenaga kerja
6. Penilaian Kinerja
7.Pemberian Kompensasi
8. Pemeliharaan tenaga kerja


Perencanaan Sumber Daya Manusia


Tujuan perencanaan sumber daya manusia yaitu menciptakan kaitan antara seluruh strategi

perusahaan dengan kondisi sumber daya manusia yang tersedia atau dengan perkataan

lain, dengan adanya perencanaan SDM maka aktivitas SDM akan selalu konsisten dengan

arah atau tujuan perusahaan.


Lingkungan yang dapat mempengaruhi ketersediaan tenaga kerja dapat dijelaskan

sebagai berikut (Henry Simamora, 1995:61-64):

a. Lingkungan perekonomian
b. Lingkungan Sosial
c. Lingkungan Politik
d. Lingkungan Hukum
e. Lingkungan Pekerja
f. Lingkungan Teknologi


Analisis dan Disain Pekerjaan


Analisis pekerjaan merupakan penentuan melalui pengamatan, studi dan informasi yang berkaitan dengan sifat dari suatu pekerjaan tersebut.


Dari sudut pandang departemen personalia, tujuan penyusunan analisis pekerjaan (anaslisis jabatan) adalah :


1. Mengidentifikasi kegiatan yang akan dikerjakan
2. Mengevaluasi tempat kerja yang berkaitan dengan pekerjaan
3. Menentukan syarat-syarat kerja bagi karyawan
4. Mengidentifikasi informasi tentang prosedur operasional
5. Menjelaskan batas-batas wewenang dan tanggung jawab


Manfaat Analisis Pekerjaan

1. Mempermudah penyusunan karyawan(staffing)
2. Memberi masukan dalam pembuatan disain organisasi yang efektif
3. Memberi dasar perencanaan&evaluasi kinerja karyawan
4. Membantu manajemen dalam menentukan perlu tidaknya diadakan program pelatihan bagi karyawan
5. Memberi dasar untuk seleksi dan promosi karyawan
6. Membantu manajemen dalam mengevaluasi pekerjaan untuk tujuan pemberian kompensasi


Uraian Pekerjaan (Job Description)


Adalah suatu deskripsi tertulis tentang apa yang harus dikerjakan oleh seorang karyawan dalam suatu pekerjaan tertentu.


Manfaat adanya deskripsi pekerjaan :


1. Membantu memberi gambaran yang jelas tentang tugas dan tanggung jawab pekerjaan
2. Memudahkan prosedur penarikan dan pelatihan tenaga kerja
3. Membantu tenaga kerja dalam merencanakan karir mereka


Spesifikasi Pekerjaan (Job Spesification)


Suatu spesifikasi pekerjaan menjelaskan tentang kecakapan dari seseorang dan ini digunakan sebagai persyaratan untuk mempekerjakan. Jadi,deskripsi pekerjaan menentukan apakah pekerjaan tersebut merupakan profil pekerjaan dari karyawan


Evaluasi Pekerjaan (Job Evaluation)


Evaluasi pekerjaan merupakan kegiatan memperbandingkan suatu pekrjaan tertentu dengan pekerjaan yang lain untuk menjamin bahwa, pekerjaan tersebut dihargai secara adil


Desain Pekerjaan (Job Design)


Disain pekerjaan merupakan proses penentuan tugas-tugas yang akan dilaksanakan, teknik yang akan digunakan untuk melaksanakan tugas tersebut dan bagaimana pekerjaan tersebut dengan pekerjaan lain dalam perusahaan.


Dalam hal ini terdapat 4 disain pekerjaan (Henry Simamora, 1995: 19-120):


a. Simplikasi Pekerjaan (Job simflication)
b. Rotasi pekerjaan (Job rotation)
c. Pemekaran pekerjaan (job enlargement)
d. Pemerkayaan pekerjaan (job enrichment)


Penarikan Tenaga Kerja (Recruitment)


Penarikan tenaga kerja merupakan kegiatan untuk mencari dan menarik calon tenaga kerja

dengan motivasi, kemampuan, keahlian dan pengetahuan yang diperlukan.

Faktor yang perlu dipertimbangkan dalam menentukan jumlah tenaga kerja adalah tingkat

absensi dan perputaran tenaga kerja.

Sumber Penarikan Tenaga Kerja


Dalam hal ini terdapat dua sumber penarikan tenaga kerja yaitu sumber internal dan

eksternal. Keunggulan cara penarikan internal ini adalah :

1. memberi motivasi dan promosi bagi karyawan


2. Meningkatkan moral karyawan dll. Dan kelemahan dari penarikan tenaga kerja secara internal adalah menutup ide-ide baru dari luar, menciptakan pola pikir yang sempit dan mempertinggi persaingan antar karyawan


Saluran penarikan tenaga kerja eksternal (dari luar perusahaan) antara lain:


1. Kantor Penempatan Tenaga Kerja
2. Lembaga-lembaga pendidikan
3. Rekomendasi dari karyawan yang telah bekerja
4. Surat lamaran yang dikirim langsung ke perusahaan
5. Para pelamar yang datang langsung ke perusahaan
6. Melalui iklan
7. Agen penetapan tenaga kerja
8. Serikat Pekerja


SELEKSI TENAGA KERJA


Salah satu seleksi tenaga kerja adalah dengann tes, adapun jenis tes

diantaranya :
a. Tes Kecerdasan (Intelligence test)
b. Tes Bakat (Aptutude test)
c. Tes Prestasi (Achivement test)
d. Tes Minat (Interest test)
e. Tes Kepribadian (Personality test)


ORIENTASI, PELATIHAN & PENGEMBANGAN TENAGA KERJA


Orientasi merupakan kegiatan untuk mengenalkan tenaga kerja kepada organisasi, menyangkut fungsi-fungsi, tugas-tugas dan personil-personilnya.


metode dasar dalam melaksanakan pengembangan karyawan :


a. Latihan (training)
b. Pendidikan (education)


Tujuan Pelatihan dan Pengembangan


1. Memutakhirkan keahlian karyawan dengan adanya kemajuan teknologi
2. Mengurangi waktu belajar bagi karyawan baru untuk terampil dalam pekerjaan
3. Membantu memecahkan permasalahan operasional
4. Mempersiapkan karyawan untuk promosi
5. Mengorientasikan karyawan terhadap organisasi


Metode Pelatihan dan Pengembangan


a. On The Job Training
 

Karyawan langsung dilibatkan dalam pekerjaan

b. Apprenticeship (magang)


metode ini memerlukan keahlian yang relatif tinggi


c. Rotasi Pekerjaan


Tujuan metode ini adalah untuk memperluas latar belakang peserta dalam bisnis


d. Off The Job Training


Karyawan diberikan pengetahuan dan keahlian yang mereka perlukan dalam waktu tertentu & terpisah dari saat bekerja


PENILAIAN KINERJA


Kinerja karyawan adalah tingkat dimana karyawan mencapai persyaratan pekerjaan. Manfaat dari penilaian kinerja ini adalah pertama, memberi informasi yang dapat membantu didalam keputusan yang berkaitan dengan masalah promosi, kenaikan gaji, transfer maupun pemberhentian tenaga kerja. 


Manfaat ke-2 ialah dapat digunakan untuk mendorong pengembangan karyawan. Sistem penilaian prestasi kerja antara lain : rangking, perbandingan karyawan dengan karyawan, grading, skala grafis dan Check lists.

PEMBERIAN KOMPENSASI


Tujuan pemberian kompensasi adalah untuk menarik karyawan untuk bekerja,menahan karyawan agar tidak berpindah pekerjaan, dan memberi motivasi kerja. Dalam pemberian

kompensasi terdapat dua kategori imbalan yaitu, imbalan intrinsik yaitu berasal dari individu
sendiri sedangkan imbalan ekstrinsik yaitu berasal dari luar yang diberikan kepada tenaga
kerja.

PEMELIHARAAN TENAGA KERJA


Berdasarkan kondisi yang dimiliki oleh para karyawan, maka kegiatan atau program perusahaan dapat dibedakan menjadi 2 yaitu:


1. Untuk mempertahankan kondisi fisik

Karyawan bisa disiapkan Program keselamatan & kesehatan kerja

2. untuk mempertahankan sikap kerja sama


Bisa disiapkan program pelayanan (service program)

Pemutusan Hubungan Kerja


Pada hakekatnya Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) dapat terjadi karena beberapa hal diantaranya :


1. Pengunduran diri dari pihak karyawan
2. Pemberhentian dari pihak perusahaan:
a. Pemberhentian sementara (lay off)
b. Pemecatan (fired)
c. Penempatan ke luar (outplacement)
d. Demosi (sebagai alternatif pemberhentian)
e. Pemensiunan (retirement)


HUBUNGAN INDUSTRIAL


*  Ruang lingkup industrial meliputi seluruh aspek dan permasalahan ekonomi, sosial, politik, budaya dan teknologi serta yang lainnya.


* Tujuan hubungan industrial Pancasila adalah mengemban cita-cita Proklamasi Kemerdekaan NKRI 17 Agustus 1945,ikut mewujudkan masyarakat yang adil dan makmur yang berdasarkan UUD dan ikut melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi dan keadilan sosial.


Azas-azas Hubungan Industrial Pancasila


*  Azas Manfaat
*  Azas Usaha bersama dan kekeluargaan
*  Azas Demokrasi
*  Azas Adil dan merata
*  Azas Peri kehidupan dalam kesinambungan
*  Azas Kesadaran hukum
*  Azas Kepercayaan


Sarana & Kelembagaan dalam HIP


*  Lembaga Kerja Sama Bipartit : adalah suatu lembaga di dalam suatu perusahaan yang anggotanya terdiri dari wakil-wakil pekerja dan wakil-wakil pengusaha yang merupakan forum konsultasi dan komunikasi untuk memecahkan masalah bersama.


*  Tujuan lembaga kerja adalah untuk mengembangkan hubungan industrial yang serasi pada tingkat perusahaan guna mencapai sasaran dalam lingkungan perusahaan yang harmonis LIA

0 Response to "Aktivitas-Aktivitas Personalian & Analisis Serta Disain Pekerjaan"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel