Manajemen Keuangan: Penganggaran Modal (Capital Budgeting)

DOLAR
Pengertian Capital Budgeting
  • Capital Budgeting: Merupakan proses evaluasi dan pemilihan investasi jangka panjang yang konsisten terhadap maksimalisasi tujuan perusahaan.
  • Investasi: Juga berarti pengeluaran pada saat ini dan hasil yang diharapkan dari pengeluaran tersebut baru akan diterima lebih dari satu tahun mendatang.

Penganggaran Modal
  • Melukiskan tindakan perencanaan dan pembelanjaan pengeluaran modal, seperti untuk pembelian equipmen baru untuk memperkenalkan produk baru, dan untuk memodernisasi fasilitas pabrik.

Penganggaran Modal – Suatu Konsep Investasi:
  • Penganggaran modal melibatkan suatu pengikatan (penanaman) dana di masa sekarang dengan harapan memperoleh keuntungan yang dikehendaki di masa mendatang.

Pentingnya Penggangaran Modal
  • Keputusan penggaran modal akan berpengaruh pada jangka waktu yang lama sehingga perusahaan kehilangan fleksibilitasnya.
  • Penanggaran modal yg efektif akan menaikkan ketepatan waktu dan kualitas dari penambahan aktiva.
  •  Pengeluaran modal sangatlah penting

Motif Capital Budgeting
  1. Pengembangan produk baru atau pembelian aktiva baru.
  2. Pengurangan biaya dengan mengganti aktiva yang tidak efisien
  3. Modernisasi atas aktiva tetap.

JENIS-JENIS KEPUTUSAN PENGANGGARAN MODAL
  • Penambahan dan perluasan fasilitas.
  • Produk baru.
  • Inovasi dan perluasan produk.
  • Penggantian (replacements): (1) penggantian pabrik peralatan usang, (2) penggantian pabrik atau peralatan lama dengan pabrik atau peralatan yang lebihe fisien.
  • Menyewa/membuatataumembeli
  • Penyesuaian fasilitas dan peralatan dengan peraturan pemerintah, lingkungan, dan keamanan
  • Lain-lain keputusan seperti kampanye iklan, program pelatihan dan proyek-proyek yang memerlukan analisis arus kas keluar dan arus kas masuk.
INVESTASI

Investasi membutuhkan dana yang relatif besar dan keterikatan dana tersebut dalam jangka waktu yang relatif panjang, serta mengandung resiko.

Jenis Investasi:

1. Investasi yang tidak menghasilkan laba (non profit investemen).
2. Investasi yang tidak dapat diukur labanya (non measurable profit investment)
3. Investasi dalam penggantian ekuipmen (replacement investment).
4. Investasi dalam perluasan usaha (expansion investment).

Pengertian dari jenis investsi:

1. Investasi yang tidak menghasilkan laba.
  • Timbul karena adanya peraturan pemerintah atau syarat kontrak yang telah disetujui.
  • Contoh: pemasangan instalasi pembersih air limbah.
2. Investasi yang tidak dapat diukur labanya.
  • Tujuan investasi untuk menaikkan laba, tetapi laba yang diharapkan akan diperoleh perusahaan dengan adanya investasi ini sulit untuk dihitung secara teliti.
  • Pedoman yang biasanya dipakai adalah : % tertentu dari hasil penjualan, % tertentu dari laba bersih investasi yang sama yang dilakukan oleh perusahaan pesaing.
  • Contoh investasi ini : pengeluaran biaya promosi, biaya penelitian dan pengembangan, dan biaya program pelatihan dan pendidikan karyawan.
3. Investasi dalam Penggantian Mesin dan Equipment.
  • Informasi penting yang perlu dipertimbangkan dalam penggantian mesin adalah informasi akuntansi diferensial yang berupa aktiva diferensial dan biaya diferensial.
  • Penggantian dapat dilakukan, jika biaya diferensial yang berupa penghematan biaya yang diperoleh dari penggantian suatu mesin dan ekuipmen berjumlah pantas bila dibandingkan dengan aktiva diferensial.
4. Investasi dalam Perluasan Usaha
  • Yakni merupakan pengeluaran untuk menambah kapasitas produksi atau operasi menjadi lebih besar dari sebelumnya.
  • Untuk menambah kapasitas akan diperlukan aktiva diferensial berupa tambahan investasi dan akan menghasilkan pendapatan diferensial.

0 Response to " Manajemen Keuangan: Penganggaran Modal (Capital Budgeting)"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel