Manajemen Pemasaran: Experiential Marketing & Strategic Experiental Modules (SEM)

Experiential Marketing
Experiential Marketing
Latar Belakang
  • Mengambil keunggulan fungsioanal dan keuntungan, kualitas produk dan citra positif sebuah merek.
  • Menginginkan produk, komunikasi dan kampanye pemasaran yang mengunggah perasaan, menyentuh hati dan menstimulasi pikiran.
  • Menginginkan produk, komunikasi dan kampanye yang mana yang mana dapat mereka hubungkan dan gabungkan dalam gaya hidup serta memberikan pengalaman.
Experiental

1. Mengalaman merupakan sebuah dimensi baru produk, sebuah kombinasi barang dana jasa yang diperkaya oleh sensasi yang melibatkan seseorang dengan cara yang mengesankan.

2. Pengalaman adalah kejadian pribadi yang menjadi atas respon dari beberapa stimulasi yang biasanya tidak dihasilkan oleh diri sendiri tetapi diinduksi. 


Pengalaman bersifat sangat personal dan subjektif, serta melibatkan emosi, intelektual, spiritual dan fisik sehingga tidak ada pengalaman yang sama.

Baca Juga Artikel Terbaru :

Experietial Marketing


1. Merupakan pendekatan baru yang melibatkan pemasaran sebagai sebuah pengalaman dan memperlakukan konsumsi sebagai sebuah eksperimen menyeluruh.

2. Menciptakan pengalaman berkesan untuk mencoba menarik konsumen dari level fisik maupun psikologi.

3. Melibatkan pemasaran produk atau layanan melalui pengalaman dan dalam prosesnya konsumen menjadi terlibat secara emosional dan terhubung dengan objek.

4. Pengalaman yang didesain dengan baik menimbulkan perhatian dan emosi konsumen sehingga menjadi lebih berkesan serta membebaskan hadirnya interprestasi.


Pemasaran tradisional vs Experiental

Pemasaran Tradisional
  • Fokus pada fitue dan manfaat
  • Kategori produk dan kompetisi didefinisikan secara sempit
  • Melihat konsumen sebagai pembuat keputusan yang rasional
  • Metode dan alat-alat analisis kuantitatif dan verbal
Experiental Marketing
  • Fokus pada pengalaman konsumen
  • Kategori produk dan kompetisi dilihat dari situasi konsumsi
  • Melihat konsumen sebagai makhluk yang rasional dan emosional
  • Metode dan alat-alat ekletik (memilih yang terbaik dari berbagai sumber)
Exsperiental Marketing digunakan untuk beberapa tujuan dan situasi sebagai berikut:
  1. Mengnkat merek yang menurun
  2. Membedakan produk dari kompetitor
  3. Membngun citra dan identitas sebuah perusahaan
  4. Mempromosikan inovasi
  5. Mendorong percobaan, pembelian dan konsumsi loyal 
Strategic Experiental Modules (SEM)

1. Dalam bingkai experiential marketing, pemasaran dapat membantu konsumen dalam mencitakan pengalaman bagi diri mereka sendiri, untuk terlibat dalam proses yang tidak terlupakan sehingga mampu mengalamai serangkaian pengalaman yang luar biasa.
 
2. Rangkaian layanan yang mampu menimbulkan reaksi emosional dan estetik terhadap objek produk terhadap konsumen
 
3. Strategi untuk implementasi experiental marketing terdiri dari:
  1. Sense
  2. Feel
  3. Think
  4. Act
  5. Relate
Pengertian dari Strategi Implementasi Experiental Marketing

Sense

Memiliki daya tarik pada indera dengan tujuan menciptakan pengalaman sensorik melalui penglihatan, sentuhan, suara, rasa, dan bau
  • Sense sebagai pembeda. Menstimulasi indera melalui strategi sehingga membedakan produk, perbedaan mendorong terjadinya stimulus yang diciptakan oleh daya tarik sensorik.
  • Sense sebagai motivator. Dapat memotivasi konsumen untuk mencoba dan membeli produk.
  • Sense sebagai penyedia nilai. Dapat menyediakan nilai unik pada konsumen
Feel
Menarik pada perasaan dan emosi konsumen, dengan tujuan menciptakan pengalaman afektif dari suasana hati yang positif terkait dengan merek
  • Pengalaman afektif. yang dimaksud dengan pengalaman efektif merupakan pengalaman derajat, perasaan bervariasi dalam intensitas, mulai dari kondisi suasana hati yang positif atau negatif sampai emosi yang kuat.
  • Emosi adalah reaksi valensi, dan tiap reaksi valensi selalu merupakan reaksi perspektif seseorang terhadap dunia.
  • Pada situasi konsumsi, interaksi tatap muka (face-to-face) merupakan penyebab utama dari perasaan yang kuat. 
Think
 
Memanfaatkan kecerdasan dengan tujuan penciptaan kognitif, pengalaman memecahkan masalah yang melibatkan konsumen secara kreatif. 

1. Mendorong konsumen untuk terlibat dalam pemikiran elaboratif dan kreatif yang dapat menyebabkan reevaluasi perusahaan beserta produknya

2. Prinsip menciptakan motivasi bagi pemasaran think  
  • Kejutan → hal penting untuk melibatkan konsumen dalam pemikiran kreatif.
  • Intrik → sesuatu yang out of the box yang mampu menggugah rasa penasaran konsumen, membingungkan, memesona, atau menantang kecerdikan.
  • Provokasi → dapat menstimulasi diskusi, menciptakan kontroversi ataupun goncangan 
Act

Bertujuan untuk memengaruhi pengalaman jasmani, gaya hidup, dan interaksi.
1. Menunjukkan konsumen cara alternatif dalam melakukan kegiatan, gaya hidup berbeda, dan interaksi

2. Beberapa teknik pemasaran act, sebagai berikut:
  • Tubuh tidak hanya menghasilkan sensasi dan persepsi, misalnya persepsi mengenai produk, perusahaan, laman, tetapi juga merupakan sumber pengalaman yang berharga.
  • Gaya hidup berhubungan dengan pola kehidupan seseorang yang diwujudkan dalam kegiatan, ketertarikan, dan pendapat seseorang.
  • Role model pendekatan lain terhadap pengalaman gaya hidup sebagai panutan 
Relate

Terdiri dari aspek-aspek pemasaran sense, feel, think, dan act meluas melampaui kepribadian individu dan perasaan pribadi dan mengaitkan individu dengan diri endiri, orang lain, atau budaya
  • Menarik keinginan individu untuk pengembangan diri, kebutuhan untuk dipandang secara positif oleh individu yang lain.
  • Menyiratkan sebuah hubungan dengan orang lain, kelompok sosial misalnya pekerja, suku, atau gaya hidup, atau yang lebih luas, entitas abstrak lainnya seperti bangsa, masyarakat, atau budaya.

0 Response to "Manajemen Pemasaran: Experiential Marketing & Strategic Experiental Modules (SEM)"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel