Pengantar Pariwisata: Pengertian Pariwisata Kesehatan

PARIWISATA KESEHATAN
p.k esehatan
 Motivasi seseorang untuk melakukan kegiatan leisure

Pengantar Pariwisata: Satuan Acara Penganjaran
 

Cohen Tentang Tipologi Pelaku Leisure

1. Existensial:

Mereka adalah pelarian dari rutinitas kehidupan sehari hari, mereka bergabung pada kelompok pencari aktivitas leisure yang bersifat spiritual.

2. Experimental:

Mereka mencari gaya hidup yang berbeda, sangat extreme dari kehidupannya sehari-hari.

3.Experiental:

Mereka mencari makna hidupnya pada komunitas yang berbeda dan membandingkannya, pencarian sebuah pengalaman dari budaya yang berbeda.

4. Diversionary:

Mereka yang berlari dari kehidupan rutin, mencari penyegaran tubuh maupun mental “refress”.

5. Recreational:

Mereka yang melakukan kegiatan leisure sebagai bagian untuk menghibur diri atau relaksasi.

McIntosh dan Murphy (dalam Pitana:2005) 
Mengelompokkannya kedalam empat kelompok, yang terdiri dari :

1. Physical Motivation:

Orang-orang “mereka” yang terdorong ber-leisure oleh karena alasan fisik; relaksasi, kesehatan, kenyamanan, olahraga, santai.

2. Cultural Motivation:

Mereka Ingin mengenang dan mengenal budaya lain, mereka seolah-olah akan berada di dunia lain dalam kontek waktu atau zaman.

3. Social Motivation:

Mereka termotivasi oleh kegiatan sosial seperti mengunjungi keluarga di kampung “pulang kampung” mengunjungi teman, atau bahkan menjenguk orang sakit.

4. Fantasy Motivation:

Mereka yang berusaha mewujudkan sesuatu yang telah atau sedang mereka hayalkan, berusaha lepas dari rutinitas kesehariannya.

KESEHATAN WISATA (TRAVEL HEALTH)

1. Pariwisata kesehatan (health tourism)
2. Pariwisata kedokteran (medical tourism)
3. Pariwisata kebugaran (wellness travel or wellness tourism).

Pengertian dari Kesehatan Wisata (Travel Health)

1. Pariwisata kesehatan (health tourism)

industri atau bisnis yang terkait dengan aktivitas perjalanan ke daerah wisata dengan tujuan memperoleh pengobatan, atau meningkatkan kesehatan dan kebugaran.

2. Pariwisata kedokteran (medical tourism)

Aktivitas perjalanan wisata ke negara lain dengan tujuan utama mendapatkan pelayanan medis, penyakit-penyakit tertentu, layanan gigi, layanan fertilitas, dan layanan kedokteran lainnya, yang di negara maju umumnya mahal atau tidak termasuk dalam paket yang ditanggung dalam sistem asuransi, terutama terkait pengobatan.

3. Pariwisata kebugaran (wellness travel or wellness tourism)

Pariwisata kesehatan, dengan tujuan utama untuk mendapatkan kebugaran dan kesejahteraan baik fisik, psikologis, dan atau spiritual (Horowitz, Rosensweig, & Jones, 2007).

Health and Wellness Tourism

Wellness dapat digambarkan sebagai sebuah proses di mana individu membuat pilihan dan terlibat dalam kegiatan dengan cara mempromosikan mengarahkan gaya hidup yang sehat, yang pada gilirannya berdampak positif bagi kesehatan individu itu sendiri (Barre, 2005).

Posisi Health and Wellness dalam Bisnis Pariwisata

Menurut Kaspar (dalam Mueller dan Kaufmann , 2007), Wellness tourism pada konsep bisnis pariwisata adalah sub bagian dari health tourism sederajat dengan bisnis pariwisata lainnya. 

Health tourism dikategorikan menjadi illness prevention tourism dan spa/convalescence tourism. Health and wellness tourism termasuk pada illness prevention tourism yang didalamnya dikategorikan menjadi jasa kesehatan dan jasa kebugaran.

wellness Tourism

Adalah sebuah produk berupa jasa pariwisata yang dapat dikembangkan atau dikreasikan ragamnya sesuai dengan kondisi sebuah destinasi baik dari sisi sosial maupun lingkungan. Kaspar (dalam Mueller dan Kaufmann , 2007).

Konsep dan Ruang Lingkup Kesehatan Pariwisata



















PENJELASAN GAMBAR

Menunjukkan bahwa kesehatan pariwisata merupakan :

1. Cabang ilmu kesehatan masyarakat yang unik dan spesifik terkait dengan perjalanan dan aktivitas wisata.

2. Sub-disiplin ini mencakup health impact assessment atau penilaian dampak terhadap kesehatan populasi dan lingkungan di daerah tujuan wisata.

3. Aspek penting lainnya selain masalah kesehatan yang tidak terlihat disini adalah pertimbangan ekonomi.

4. Pariwisata yang tidak sehat akan memberikan dampak terhadap industri pariwisata dan masyarakat penjamu.

5. Pariwisata yang sehat dapat digunakan sebagai salah satu cara untuk lebih mempromosikan pariwisata di daerah tersebut.

Beberapa isu penting yang perlu mendapatkan perhatian, kalau melihat konsep ini, adalah:

1. Perlunya melakukan identifikasi potensi bahaya dan analisis risiko kesehatan wisata, baik yang terkait perjalanan wisata maupun aktivitas terkait paket wisata yang ditawarkan.

2. Pemenuhan kebutuhan akan tenaga medis dan kesehatan masyarakat yang memiliki kapabilitas terkait kesehatan wisata.

Peran Ideal Industri Pariwisata

industri wisata memiliki 3 komponen dasar:

1. Penyedia layanan wisata (suppliers of travel services)
2. Operator aktivitas wisata (tour operators),
3. Agen perjalanan wisata (retail travel agents).

 Pengertian dari Peran Ideal Industri Pariwisatan:

1. Penyedia Layanan Wisata

Penyedia layanan transportasi (udara, darat, laut), akomodasi (hotel, motel, penginapan), dan
restoran.

2. Operator Aktivitas Wisata

Badan usaha yang menyediakan paket wisata, sedangkan Agen Perjalanan Wisata (APW) adalah badan usaha yang melakukan promosi dan penjualan layanan yang disediakan oleh supplier dan operator (Schiff, 2001).

3. Biro Perjalanan Wisata (BPW)

- Biro perjalanan wisata (BPW) dapat bertindak sebagai operator sekaligus juga agen perjalanan wisata, termasuk menyediakan jasa pramuwisata.

- BPW, juga bisa berperan dengan menyediakan berbagai media seperti brosur-brosur kemungkinan risiko kesehatan di daerah destinasi wisata,(Provost, 2003) berkoordinasi dengan agen perjalanan wisata dan pramuwisata, termasuk menyampaikan pentingnya asuransi perjalanan, informasi repatriasi dan kondisi layanan medis di darerah destinasi wisata.

Peran Konsultan Perjalanan Wisata

- Pemberian informasi perlu tidaknya sertifikat vaksinasi, yang terkait aspek legal dalam mengunjungi suatu wilayah.
- Memberikan rekomendasi vaksinasi yang diperlukan untuk pencegahan penyakit-penyakit tertentu.
- Upaya kemoprofilaksis juga bisa disampaikan kepada wisatawan yang berisiko tertular suatu penyakit, tetapi bisa dicegah dengan pemberian obat-obatan tertentu.

Peran Ideal Profesi Kesehatan

Wisatawan merupakan kelompok populasi yang penting secara epidemiologi, karena memiliki mobilitas yang tinggi, cepat berpindah dari satu destinasi wisata ke destinasi lainnya (WHO, 2008).

Dalam sebuah penelitian (Reid, Keystone, & Cossar, 2001)

Terlihat bahwa separuh wisatawan mancanegara yang datang ke negara berkembang akan mengalami masalah kesehatan yang terkait wisata.

Interaksi Antar Berbagai Profesi di Sektor Kesehatan

1. Dokter, perawat, dan ahli kesehatan masyarakat.
2. Kolaborasi inter-professional.
3. Kolaborasi lintas sektor dengan sektor pariwisata, termasuk diantaranya pemerintah dan industri pariwisata.

0 Response to " Pengantar Pariwisata: Pengertian Pariwisata Kesehatan"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel