Bahasa Indonesia Dan Bahasa Ilmiah Serta Jenis-Jenis Tulisan Ilmiah

Bahasa Indonesia Dan Bahasa Ilmiah 

Salah satu fungsi bahasa adalah sebagai alat ekspresi dengan kata lain, bahasa adalah alat mengungkapkan ide, gagasan dan pikiran. 

bahasaKita harus mampu menuangkan ide, gagasan yang masih berupa konsep dan bersipat abstrak ke dalam bentuk konkret yaitu berupa tulisan berdasarkan kemampuan kemampuan berpikir logis (berpikir secara runtut) dan sistematis (berdasarkan kaidah).

Ciri-Ciri Tulisan Ilmiah:

1. Karangan ilmiah merupakan pembahasan suatu hasil penelitian (faktual objektif), dilakukan dengan dengan pengamatan (empirik), yang bersifat jujur dan tidak memihak.

2. Tulisan ilmiah bersifat metodis dan sistematis.

3. Dalam pembahasannya tulisan ilmiah menggunakan ragam bahasa ilmiah dan bersifat lugas sehingga tidak menimbulkan penafsiran ganda, contoh:
  • Untuk mendapatkan publisitas media yang optimal sehingga memberi dukungan yang berarti tidak ada (tidak ada S P)
  • Rumah sang jutawan yang aneh akan dijual.
4. Efektif artinya : mengungkapkan gagasan secara tepat sehingga pembaca dapat memahami gagasan penulis dengan mudah, jelas dan lengkap.

5. Memakai istilah khusus yang berlaku untuk disiplin ilmu tertentu. 
Misalnya : 
  • Penipuan dan penggelapan - tindak pidana.
  • Pembagian keuntungan - deviden.
  • Jalan cerita - alur.
  • Ayan - epilepsi dll.
6. Seksama, berusaha menghindari diri dari segala kesalahan sekecilk apapun.

7. Kebenarannya dapat diuji.

8. Terbuka artinya konsep atau pandangan keilmual dapat berubah seandainya muncul pendapat baru.

Jenis-Jenis Tulisan Ilmiah:

1. Peper: merupakan tulisan ilmiah yang jumlah halamannya antara 5-10 halaman, biasanya peper dibuat untuk mamasiswa dari dosen atau pengajar.

2. Makalah: merupakantulisan ilmiah yang dususun untuk dibahas pada pertemuan ilmiah berupa seminar atau simposium isinya berupa hasil penelitian atau kajian ilmu tertentu, atau berupa penemuan baru sebagai tanda bahwa disiplin ilmu itu berkembang.

3. Modul: merupakan uraian mata kuliah tertentu yang berdasarkan pada keperluan, pertemuan dan perkuliahan. (untuk kepentingan dosen dan tidak diperjual belikan).

4. Diktat: merupakan tulisan ilmiah yang isinya lebih lengkap dari modul yang disusun rapi, dicetak, diperbanyak dan dapat diperjual belikan.

5. Skripsi: merupakan tulisan ilmiah sebagai syarat jenjang S1 (isinya agak dangkal).

6. Tesis: merupakan tulisan ilmiah sebagai dasar S2 (isinya agak mendalam dan diperkuat oleh teori-teori).

7. Disertasi: merupakan tulisan ilmiah yang mampu menemukan dalil atau teori baru, dengan gelar doktor.

8. Buku: merupakan tilisan ilmiah yang diterbitkan dalam jumlah banyak yang dapat dijualbelikan, selain itu ada lagi: kritik pembahasan ilmu tentunya secara ilmiah resensi: pendapat seseorang tentang baik buruknya sebuah buku, jurnal: tulisan ilmiah yang isinya hanya satu topik, bunga rampai: isinya berbagai macam bidang ilmu.

Syarat-Syarat Tulisan  Ilmiah 
  • Komunikatif, uraian dapat dengan mudah dipahami oleh pembaca agar tidak salah paham, atau dengan kata lain pemahaman antara penulis dan pembaca sama.
  • Berpikir, tulisan tersebut harus sistematis, isi pikiran yang dikemukakan berurutan secara bersistem, berhubungan satu dengan yang lain dan mengikuti metode tulisan yang berkaidah.
  • Logis, apa yang dipaparkan harus masuk akal baik rumusannya, pernyataannya, pengujiannya, penilaianya dan pembuktiannya.
  • Ekonomis, kata dan kalimat yang digunakan harus dipilih agar padat dan berisi. Tidak oleh bertele-tele.
  • Harus berlandaskan teori yang kuat, harus membandingkan antara teori yang satu dengan yang lain, sehingga teori itu diakui dan dihargai antar sesama ahli dan disiplin ilmu yang bersangkutan, (harus banyak membaca).
  • Tulisan itu harus relevan dengan disiplin ilmu saudara.
  • Harus memiliki referensi mutakhir (minimal 5 tahun terakhir)
  • Harus bertanggung jawab, sumber data, teori, buku acuan, kutipan, harus secara jujur diakui dan disebutkan. Selain itu tulisan tersebut harus memperhatikan norma-norma sosial yang ada, norma agama, norma hukum atau peraturan yang berlaku.
Selain syarat-syarat diatas, ada beberapa unsur pendukung terbentuknya sebuah karya ilmiah, antara lain:

1. Kata, kalimat, paragraf: pemilihan kata, kalimat dan paragraf yang mendukung uraian yang ada dipikiran haruslah efektif, bermakna serta berfungsi.

2. Keutuhan, maksudnya: pikiran yang tertuang dalam tulisan ilmiah, harus untuh dan merupakan satu kesatuan. Sebuah karya ilmiah bukan merupakan fragmen yang menyebabkan pembaca harus mencari sambungannya, karya ilmiah harus lengkap sehingga pembaca mendapat gambaran yang utuh dan menyeluruh.

3. Koherensi, maksudnya: antara kata, kalimat dan paragraf harus berhubungan satu dengan yang lainnya, harus saling berhubungan satu dengan yang lainnya, harus saling menunjang dan harus saling berkaitan.

4. Diksi, maksudnya: penempatan kata dan istilah pada kalimat harus tepat, misalnya: ular-merayap bukan masuk kesemak-semak.

0 Response to "Bahasa Indonesia Dan Bahasa Ilmiah Serta Jenis-Jenis Tulisan Ilmiah"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel