Bahasa Indonesia: Definisi Kalimat, Paragraf dan Syarat-Syarat Paragraf

Kalimat

Kalimat adalah menyatakan suatu hal dalam bentuk lisan atau tulisan, yang mengungkapkan pikiran yang untuh, minimal memiliki Subyek dan Predikat. 
KALIMAT
Dalam wujud lisan kalimat diucapkan dengan suara naik- turun atau intonasi, keras - lembut, disela jeda dan diakhiri dengan intonasi akhir. 

Dan dalam wujud tulisan beruruf lati, kalimat dimulai dengan huruf kapital dan diakhiri dengan titik, tanda tanya, tanda seru.

Dengan kalimat akan didapat sebuah karya ilmiah apabila :
  • Pengarang atu pembicara harus memiliki obyek yang akan disampaikan.
  • Merenungkan gagasan atau ide yang jelas, pastikan sudut pandang pembahasannya.
  • Mengembangkan gagasa-gagasan utamanya secara jelas, segar dan terperinci.
  • Menuangkan dalam kalimat yang baik sehingga mereka yang membacanya sanggup menghayati sesuai dengan yang diinginkan pengarangnya.
Jadi dapat dikatakan, kalimat merupakan suatu bentuk bahasa yang mencoba menyusun dan menuangkan gagasan-gagasan seseorang secara terbuka untuk dikomunikasikan kepada orang lain.

Untuk itu aspek-aspek bahasa yang harus dikuasai meliputi :

1. Penguasa secara aktif perbendaharaan kata.
2. Penguasa kaidah-kaidah sintaksis secara aktif; ejaan dan tanda baca.
3. Penggunaan gaya bahasa dan penggunaan secara tepat.
4. Tingkat penalaran atau logika yang dimiliki seseorang.

Contoh:
  • Demi untuk kepentingan saudara sendri saudara dilarang merokok.
  • Sampai tahun 1952 banyak penjahat-penjahat perang jerman yang dilepaskan dan di ampuni.
Faragraf

Faragraf adalah seperangkat kalimat yang membicarakan suatu gagasan atau satu topik pembicaraan. 

Faragraf dapat terdiri dari dua kalimat atau lebih namun harus membicarakan satu topik.

Contoh:

Sampah selamanya selalu memusingkan. Berkali-kali masalahnya diseminarkan dan berkali-kali pula jalan pemecahannya dirancang. 

Masalah sampah banyak sedikitnya mempunyai kaitan dengan masalah pencemaran air danbanjir. 

Selama pengumpulan, pengangkutan, pembuangan akhir dan pengelolaan sampah itu belum dapat dilaksanakan dengan baik, selama itu pula sampah menjadi masalah. (satu topik tentang sampah).

Syarat-Syarat Paragraf
PARAGRAF

Paragraf yang baik harus memiliki dua ketentuan yaitu:
  1. Kesatuan Paragraf, harus satu topik, apabila ada kalimat yang di luar topik harus dibuang.
  2. Kepaduan Paragraf, terlihat melalui penyusunan kalimat secara logis dan kata-kata pengait antar kalimat yang dipakai harus tepat.
Ada beberapa pengait paragraf yang harus diperhatikan antaralain:

1. Beberapa Kata Transisi
  • Hubungan Tambahan: lebih, lagi, selanjutnya, tambahan pula, di samping itu, begitu juga, berikutnya, lagi pula.
  • Hubungan Pertentengan: akan tetapi, namun, bagai manapun, walaupun demikian, sebaliknya, meskipun begitu.
  • Hubungan Perbandingan: merupakan suatu hal yang berhubungan dengan kata, sama dengan itu, sehubungan dengan itu.
  • Hubungan Akibat: oleh sebab itu, jadi, akibatnya, oleh karena itu, maka, oleh sebab itu.
  • Hubungan Tujuan: merupakan hal yang mengarah kepada suatu tujuan, untuk itu, untuk maksud itu.
  • Hubungan Singkatan: yang berhubungan dengan singkatan ialah: singkatanya, pendeknya, akhirnya, pada umumnya, dengan kata lain.
  • Hubungan Waktu: sementara waktu, setelah itu, sesaat kemudian.
  • Hubungan Tempat: berdekatan dengan itu.

2. Mempergunakan Kata Ganti

Contoh: dika, nana dan ani mereka adalah teman sekolah sejak SMA hingga perguruan tinggi. Sekarang mereka sudah menyandang gelar dokter dari sebuah universitas negri di Jakarta. Merekan merencanakan mendirikan suatu poliklinik lengkap dengan apoteknya. 

Mereka menghubungi saya dan mengajak bekerja sama, yaitu saya di minta untuk menyediakan tempatnya, karena kebetulan saya memiliki sebidang tanah yang letaknya strategis. Kami berharap rencana ini berjalan sesuai rencanan.

Macam-Macam Paragraf
  1. Paragraf Pembuka: paragraf ini merupakan membuka atau pengantar untuk sampai pada segala pembicaraan yang akan menyusul kemudian.
  2. Paragraf Pengembang: paragraf yang terletak antara paragraf pembuka dan paragraf penutup.
  3. Paragraf Penutup: paragraf yang terdapat pada akhir sebuah karya tulis.
Dari kalimat topik yang dipakai, paragraf ada dua macam, yaitu:
  1. Paragraf Deduktif: paragraf yang meletakkan kalimat topiknya di awal paragraf.
  2. 2Paragraf Induktif: paragraf yang kalimat topiknya di akhir paragraf.

0 Response to "Bahasa Indonesia: Definisi Kalimat, Paragraf dan Syarat-Syarat Paragraf"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel