Definisi Bahasa, Macam-macam Bahasa, Sifat-Sifat Bahasa dan Fungsi Bahasa

Definisi Bahasa
bahasa

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, merupakan bahasa  :
  • Perkataan-perkataan dan kosa kata yang dimiliki atau dipakai oleh suatu bangsa dan negara.
  • Percakapan atau perkataan yang dilandai oleh norma, etika dan sopan santu.
Menurut Lyous, bahasa adalah sesuatu yang bersistem, berwujud simbul (dapat dilihat dan didengar) dalam lambang dan berfungsi sebagai alat komunikasi.

Baca Juga Artikel Terbaru :
Macam-Macam Bahasa
  • Bahasa Asing merupakan bahasa yang dipakai dan dimiliki oleh negara lain.
  • Bahasa Baku merupakan bahasa yang dipakai berdasarkan norma yang ada
  • Bahasa Bermajas merupakan bahasa yang mempergunakan kata-kata yang susunannya dan artinya senganja disimpangkan dengan maksud mendapat efek estetis, rumah/pondok.
  • Bahas Daerah merupakan bahasa yang dipergunakan pada daerah tertentu
  • Bahasa Ibu merupakan bahasa yang dipakai sehari-hari
  • Bahasa Isyarat merupakan proken, sandi, morse dll.
Sifat-Sifat Bahasa
  • Seperangkat bunyi yang mudah dimengerti karena antara pembicara dan pendengar memakai bahasa yang sama.
  • Bersifat Arbiterer artinya hubungan antara bunyi dan onjek bersifat mana suka dan tidak dapat diramalkan, misalnya: kata kuda, kursi, mengapa dikatakan kursi dan siapa pemakai pertama?.
  • Bersifat Sistematis, artinya berstruktur dan berkaidah sesuai dengan pemakai bahasa tersebut. Jadi kaidah bahasa indonesia berbeda dengan bahasa inggris.
  • Bersifat Lambang, antarra lambang dan pikiran memiliki kaitan yang dapat dijelaskan, walaupun tampa dilihat, misalnya kata kuda.
  • Bersifat Sempurna, karena dapat mewakli situasi apapun. Misalnya sedih, gembira. Dan akan lebih sempurna lagi kalau diikuti dengan bahasa tubuh.
Fungsi Bahasa
  • Sebagai Alat Menyatakan Ekspresi Diri, untuk menarik perhatian dan untuk mengeluarkan tekanan emosi.
  • Sebagai Alat Komunikasi, hal ini merupakan akibata yang jauh dari ekspresi diri. Komunikasi tidak akan sempurna apabila ekspresi diri tidak dipahami oleh orang lain. 
  • Sebagai Alat Untuk Integrasi dan Adaptasi Sosial.  Dengan bahasa memungkinkan kita untuk berintegrasi (berbaur) dengan warga lain, untuk menghindari kemungkinan bentrokan, sehingga dengan bahasa memudahkan kita untuk beradaptasi dengan antar sesama dan lebih mudah mengenal adat istiadat, tingkah laku dan tata krama warga lain.
  • Sebagai Alat Mengadakan Kontrol Sosial, dengan bahasa kita dapat mepengaruhi tingkah laku orang lain. Kegiatan sosial akan dapat dengan mudah diarahkan, sehingga tanggapan baik yang berupa tutur kata atau perbuatan baik akan tercipta sesuai dengan yang diharapkan. 
Kemampuan Bebahasa

Kemampuan bahasa dibagi menjadi dua hal yaitu:
  1.  Kemampuan menghasilkan produktif misalnya, berbicara dan menulis.
  2. Kemampuan meresapi reseptif misalnya, membaca dan mendengar
Keterampilan produktif akan memproduksi bahasa lisan dan bahasa tulis, sedangkan keterampilan reseptif akan menghasilkan pemahaman bahasa lisan dan bahasa tulis.

Yang perlu diketahui atau dikuasai dari kedua keterampilan diatas adalah:

1. Penguasa kaidah-kaidah bahasa misalnya:
  • Sistem bunyi:  vokal dan konsonan
  • Sistem pembentukan bahasa indonesia: suku, kata-kata-frase dll
  • Sistem kalimat
  • Sistem tata penulisan.
2. Penerapan Kaidah-kaidah Bahasa Indonesia, misalnya:
  • Faktor sosial politik, sikap masyarakat memakai bahasa terhadap bahasa yang kiata pelajari
  • Faktor petensial, kemampuan masyarakat di dalam menggunakan komunikasi secara aktual
Komunikasi

Merupakan usaha untuk menyampaikan pesan atau ide dengan alat bantu  yaitu bahasa. Komunikasi dapat berlangsung apabila ada ide atau pesan yang ingin disampaikan serta alat yang dipergunakan. Terjadinya komunikasi terlebig dahulu diawali dengan adanya konsensus (kesepakatan) mengenai konvensi (perjanjian) sarana komunikasi yang dipakai.

Tanpa konsensus ini, komunikasi akan terhambat atau tidak akan terjadi. Namun begitu dalam komunikasi yang mempergunakan bahasa sebagai alat, konsensus tentang konvensi saja belumlah cukup. Aada beberapa hal yang dapat menentukan berlangsungnya komunikasi yang baik, misalnya (penekanan) intonasi pada saat berbahasa.

Ada beberapa fungsi dari komunikasi yaitu:

1. Menunjukkkan Sikap Ramah

Komunikasi diawali dengan basa-basi dengan terlebih dahulu melontarka kata-kata pembuka. Makna basa-basi tidak begitu penting, karena sasaran utamanya adalah menciptakan suasana fleksibel untuk selanjutnya memasuki komunikaso pokok.

2. Menghindari Komunikasi Berlanjut

Dengan cara menunjukkan ekspresi tidak senang dan menolak mempicaraan dengan makna berlawanan, misalnya: (ah masak!, benar tuh!!) dll.

3. Meneruskan Informasi

Dalam menyampaikan informasi, komunikasi biasanya bersifat subyektif, sehingga sering terjadi distori.

4. Fungsi Instrumen

Komunikasi dapat berfungsi sebagai instrumen, mengingat sering adanya keyakinan akan pengaruh magis yang melekat pada kata-kata. Hal seperti ini perlu membuktikan, misalnya: tulisan "dilarang merokok", menyebabkan orang-orang tidak merokok di tempat tersebut. Tetapi ketika seseorang mengatakan akan terjadi kecelakaan pesawat terbang dan ternyata benar, apakah itu karean ucapaka orang tersebut?

5. Fungsi Efektif

Komunikasi yang melibatkan emosi antara pembicara dan pendengarnya, sesunguhnya sudah tergolong kedalam komunikasi aktif dengan cara rayuan, Pujian dan berita-berit palsu yang dibalik itu ada kepentingan pembicara. Karya ilmiah atau tulisan ilmiah tidak masuk didalamnya.

6. Berfungsi Melepaskan Tekanan 

Perasaan jengkel, marah perlu dikeluarkan akan tetapi tempatnya harus disesuaikan dan umpatan yang dikeluarkan tidak di tunjukkan pada orang-orang tertentu, hanya sekedar pelampiasan perasaan.

7. Fungsi Takhayul

Misalnya nama seseorang ditulis kemudia dibakar dengan harapan orang tersebut merasa panas. Komunikasi semacam ini sampai saat ini masih dipercayai oleh beberapa masyarakat di indonesia, sehingga kekuatan bahasa bukan saja pada arti kata itu sendiri, tetapi pada hal-hal di luar dari arti kata tersebut.

8. Fungsi Ritual

Ucapan atau bahasa yang disampaikan oleh seseorang dalam suasana ritual adalah mengikat secara bati dari orang yang mengucapkan sesuatau. Makna kata mengikat karena adanya kekuatan yang menyaksikan dan dapat menghubungkan sesuai dengan makna ucapan. Misalnya sumpah yang diyakini dapat menimbulkan akibat sesuai dengan isi sumpah.

0 Response to "Definisi Bahasa, Macam-macam Bahasa, Sifat-Sifat Bahasa dan Fungsi Bahasa"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel