Perusahaan Sebagai Lembaga Sosial Dan Perusahaan Sebagai suatu Sistem

Perusahaan Sebagai Lembaga Sosial
Perusahaan Sebagai Lembaga Sosial

Di dalam hal ini suatu perusahaan merupakan suatu unit produksi untuk menyediakan barang atau jasa bagi masyarakat dengan motif memperoleh keuntungan. 

Unit kegiatan itu sering disebut sebagai lembaga soasial seperti lembaga sosial lainnya misalnya, kehidupan keluarga, rumah tangga, desa, kota, kecamatan, kabupataen atau suatu kelompok manusia yang mempunyai tujuan tertentu seperti, yayasan sosial, koperasi, dan sebagainya.

Diatas telah diuraikan bahwa, perusahaan adalah suatu lembaga sosial. Dalam hal ini tentunya terdapat perbedaan antara perusahaan dengan lembaga sosial lainya. Letak perbedaanya adalah pada seluruh kegiatannya yang diarahkan untuk memperoleh laba. 

Meskipun demikian perolehan laba buka merupakan satu-satunya tujuan perusahaan, tetapi terdapat berbagai tujuan lain seperti, mmemberi kesempatan kerja untuk mengurangi pengangguran, kemudian juga meningkatkan pendapatan pemerintah melalui pajak dan juga prestise.

Tujuan-tujuan yang lain itu hanya akan tercapai apabila perusahaan daat hidup berkembang dan memperoleh keuntungan. Untuk itu perusahaan harus diorganisasiska dan dijalankan dengan baik. 

Lain halnya dengan lembaga-lembaga pemerintah dan lembaga sosial lainnya yang kegiatannya lebih ditunjukkan untuk kepentingan masyarakat umum, misalnya panti asuhan dan rumah sakit.

Baca Juga  Artikel Terbaru :
Perusahaan Sebagai suatu Sistem

Perusahaan Sebagai suatu Sistem
Perusahaan disebut sebagai suatu sistem karena sistem perusahaan  merupakan suatu kesatuan atau unit yang terdiri dari sub-sub sistem yang saling bekerjasama ataupun saling mempengaruhi secara langsung maupun tidak langsung untuk pencapaian tujuan tertentu.

Perusahaan sebagai suatu sistem, berarti merupakan kombinasi dari berbagai sumber-sumber ekonomi yang langsung atau tidak langsung mempengaruhi proses produksi dan distribusi barang atau jasa untuk mencapai tujuan tertentu antara lain keuntungan dan pemenuhan kebutuhan masyarakat.

Pada skema dibawah ini dapat dilihat dua aspek dalam sistem perusahaan yaitu yang langsung berhubungan dengan kegiatan perusahaan dan yang tidak langsung berhubungan dengan kegiatan perusahaan.
klik dua kali untuk memperbesar gambar
Pada dasarnya sistem perusahaan mempunyai beberapa sifat. Sifat-sifat tersebut ialah:

1. Sifat Kompleks

Pada gambar dapat dilihat hubungan langsung dan tidak langsung dalam sistem perusahaan. Hubungan tersebut sangat kompleks sifatnya apabila masing-masing bagian terperinci menjadi sub-sub bagian. 

Sebagai suatu keseluruhan maka sub-sub bagian itu akan saling bekerjasama dan akan saling mempengaruhi sehingga sifatnya kopleks.

2. Sebagai suatu Kesatuan/Unit

Pada gambar dapat diliahat kegiatan-kegiatan perusahaan dalam memproses dan menghasilkan barang/jasa. 

Tentunya di dalam proses kegiatan tersebut tidak dapat berjalan sendiri-sendiri, melaikan menuju kesatu tujuan yaitu antara lain mencapai keuntungan dan pemenuhan kebutuhan msyarakat. Dengan kata lain seluruh kegiatan perusahaan itu sebagai suatu kesatuan/uniat.

3. Sifatnya Berjenis-jenis

Di dalam kehidupan sehari-hai dapat diliahat tidak ada perusahaan yang sama persis, baik dalam ukuran, bentuk maupun jenis usahanya. Selain itu perusahaanpun banyak yang mengarah pada diversifikasi hasil produksinya. 

Artinya suatu perusahaan membuat produknya secara bermacam-macam agar jika terdapat kerugian dari produk yang satu dapat ditutup dengan keuntungan dari penjualan produk yang lainnya. Dengan kata lain memiliki sifat berjenis-jenis.

4. Sifat Saling Bergantung

Pengertian dari sifat saling  bergantung antara perusahaan, pada awalnya  setiap  perusahaan yang kecil menjalankan seluruh fungsi-operasionalnya didalam suatu manajemen perusahaan; tetapi walaupun demikian, dia bergantung pada perusahaan yang menjadi pemasok bahan bakunya. 

Beda caranya dengan perusahaan yang hanya menjalankan satu atau beberapa kegiatan saja (spesialis), maka dia sangat bergantung pada perusahaan lainnya. Perusahaan meubel bergantung pada perusahaa penggergajian kayu. 

Lebih-lebih dalam intern perusahaan, bidang yang satu saling berkaitan dengan bidang yang lainnya (bidang produksi, keuangan dan bidang yang lainya)

5. Sifat Dinamis

Perubahan selalu terjadi, baik perubahan intern maupun perubaha ekstren perusahaan. Kekuatan-kekuatan yang berasal dari dalam perusahaa, misalnya pertambahan jumlah karyawan, jumlah bahan baku, jumlah produksi, metode baru dan berbagai penemuan baru, akan membutuhkan penyesuaian kebijakan dan pelaksanaa. 

Begitu juga kekuatan-kekuatan dari luar perusahaan seperti, politik, peraturan pemerintah, jumlah penduduk, pendapatan konsumen, pendidikan teknologi dan sebagainya, juga mempengaruhi perusahaan. 

Agar perusahaa tetap hidup berkembang, maka harus menyesuaikan diri (dalam pengertian dinamis)

0 Response to "Perusahaan Sebagai Lembaga Sosial Dan Perusahaan Sebagai suatu Sistem"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel