Ilmu Budaya Dasar: Makalah Kebudayaan Mensejahterakan Rakyat.

KATA PENGATAR

0m Swastyastu


Dengan memanjatkan kehadirat Tuhan Yang Maha Esa/Ida Sang Hyang Widhi Wasa, karena atas asungkerta waranugrahanya tugas makalah ini dapat terselesaikan dengan tepat pada waktunya. Makalah ini disusun berdasarkan judul yang diangkat, yaitu Kebudayaan Mensejahterakan Rakyat.

Semoga makalah sederhana ini dapat dipahami bagi siapapun yang membacanya. Sekiranya makalah yang telah disusun ini dapat berguna bagi penulis sendiri maupun orang yang membacanya.

Sebelumnya penulis mohon maaf apabila terdapat kesalahan kata-kata yang kurang berkenan, dan jika pada makalah ini terdapat banyak kekurangan, maka dari itu kritik dan saran yang konstruktif sangat dibutuhkan demi terwujudnya kesempurnaan makalah ini.

Om Shanti Shanti Shanti Om

DAFTAR ISI

Kata Pengantar............................................................................................................i

Daftar Isi......................................................................................................................ii

BAB I PENDAHULUAN...............................................................................................1

1.1 Latar Belakang .....................................................................................................1

1.2 Rumusan Masalah................................................................................................2

1.3 Tujuan penulis.......................................................................................................2

BAB II PEMBAHASAN .............................................................................................3

2.1 Pengertian Budaya................................................................................................3

2.2 Kekuatan (Strength)..............................................................................................4

2.3 Kelemahan (Weakness)........................................................................................4

2.4 Peluang (Opportunity) ..........................................................................................5

2.5 Tantangan / Hambatan (Threats)..........................................................................5

BAB III PENUTUP.......................................................................................................6

3.1 Kesimpulan...........................................................................................................6

3.2 Saran.....................................................................................................................7

DAFTAR PUSTAKA.....................................................................................................8

BAB I 

PENDAHULUAN 

1.1 Latar Belakang 

Dari berbagai macam kebudayaan yang dimiliki suatu bangsa tentunya dapat mensejahterakan rakyatnya, sebelum kita jauh membahas topik tersebut. Sebelumnya kita akan mengulas arti kebudayaan sendiri itu apa? 
  • Ilmu Budaya Dasar: Makalah Kebudayaan Mensejahterakan Rakyat.
    Menurut C.A. Van Peursen mengatakan bahwa dewasa ini kebudayaan diartikan sebagai manifestasi kehidupan setiap orang, dan kehidupan setiap kelompok orang-orang berlainan dengan hewan-hewan, maka manusia tidak hidup begitu saja ditengah alam, melainkan selalu mengubah alam 
  • Krober dan Kluckhon mendefinisikan kebudayaan terdiri atas berbagai pola, bertingkah laku mantap, pikiran, perasaan dan reaksi yang diperoleh dan terutama diturunkan oleh simbol-simbol yang menyusun pencapaiannya secara tersendiri dari kelompok-kelompok manusia, termasuk di dalamnya perwujudan benda-benda materi, pusat esensi kebudayaan terdiri atas tradisi dan cita-cita atau paham, dan terutama keterikatan terhadap nilai-nilai. 
Secara umum budaya atau kebudayaan berasal dari bahasa Sanskerta yaitu buddhayah, yang merupakan bentuk jamak dari buddhi (budi atau akal) diartikan sebagai hal-hal yang berkaitan dengan budi dan akal manusia. Kebudayaan yang dihasil oleh suatu bangsa ini memang dapat mensejahterakan rakyat, kita dapat melihat hal tersebut disalah satu wilayah di bagian timur Indonesia. 

Contoh daerah yang menjadi pusat dari makalah ini merupakan salah satu kebudayaan dari Maluku yaitu bambu gila atau biasa juga disebut Buluh Gila atau Bara Suwen ini merupakan tarian yang menggunakan mantra, kemenyan, dan tujuh pria kuat bertarung melawan sebatang bambu dengan panjang sekitar 2,5 meter dan berdiameter 8 cm. 

Dengan adanya kebudayaan seperti ini tentunya masyarakat sekitar akan saling membantu, baik itu menjaga keutuhan kebudayaan mereka sendiri tentunya dan pastinya dengan adanya kegiatan ini pastinya akan ada pemasukkan keuangan dari hasil pertunjukkan dari tarian bambu gila ini. 

Dengan adanya pemasukkan dari hasil pertunjukkan ini tentunya dapat menambah hasil ekonomi dari setiap orang ikut serta dalam kegiatan tersebut, dengan demikian tentunya akan semakin membari kesejahteraan rakyatnya baik melalui kebersamaan meraka maupun dari segi ekonomi mereka sendiri. 

Selain itu, kebudayaan dikatakan dapat mensejahterakan rakyat karena selain dapat memberikan pemasukkan ekonomi, kebudayaan ini juga dapat memberikan pengetahuan bagi setiap orang tentunya. 

Dimana suatu daerah atau bangsa akan bangga terhadap kebudayaan yang mereka miliki dan hal tersebut dapat mensejahterakan rakyatnya, rakyat pun akan merasakan kesejateraan jika kebudayaan mereka tidak di klaim oleh negara lain. Kebudayaan yang memiliki banyak sisi positif dan dapat memberikan banyak manfaat bagi masyarakatnya tentunya akan selalu menjaga kebudayaan mereka dan akan selalu menjaga kesejahteraan rakyatnya. 

1.2 RUMUSAN MASALAH 
  1. Bagaimana cara meningkatkan rasa kesatuan dan persatuan untuk melindungi budaya kita? 
  2. Bagaiman mengingatkan para generasi muda, betapa pentingnya memprtahankan budaya yang ada ? 
  3. Apa saja analisis permasalahan dari kebudayaan mensejahtrakan rakyat ? 
  4. Bagaiaman menjadikan budaya lokal khusunya budaya Indonesia menjadi lebih terkenal? 

1.3 TUJUAN PENULISAN 

Tujuan penulisan makalah ini ditunjukan kepada pembaca terutama para generasi muda agar mempunyai pemahaman tentang pentingnya kebudayaan. Dan masyarakat dapat ikut andil dalam melestarikan budaya bangsa Indonesia yang mulai memudar, agar kebudayaan yang sudah ada sejak jaman dahulu tetap menjadi warisan yang tak ternilai bagi generasi-generasi mendatang. Karena ketika kita melestarikan budaya yang ada, kita dapat sekaligus mensejahterakan masyarakat sekitar di daerah yang bersangkuatn.

BAB II 

PEMBAHASAN 

2.1 PENGERTIAN BUDAYA 

Budaya adalah suatu cara hidup yang berkembang, dan dimiliki bersama oleh sebuah kelompok orang, dan diwariskan dari generasi ke generasi. Budaya terbentuk dari banyak unsur yang rumit, termasuk sistem agama dan politik, adat istiadat, bahasa, perkakas, pakaian, bangunan, dan karya seni. 

Bahasa sebagaimana juga budaya, merupakan bagian tak terpisahkan dari diri manusia sehingga banyak orang cenderung menganggapnya diwariskan secara genetis. Ketika seseorang berusaha berkomunikasi dengan orang-orang yang berbeda budaya, dan menyesuaikan perbedaan-perbedaannya, membuktikan bahwa budaya itu dipelajari. 

Budaya adalah suatu pola hidup menyeluruh. Budaya bersifat kompleks, abstrak, dan luas. Banyak aspek budaya turut menentukan perilaku komunikatif. Unsur-unsur sosial-budaya ini tersebar, dan meliputi banyak kegiatan sosial manusia.

Beberapa alasan mengapa orang mengalami kesulitan ketika berkomunikasi dengan orang dari budaya lain terlihat dalam definisi budaya: Budaya adalah suatu perangkat rumit nilai-nilai yang dipolarisasikan oleh suatu citra yang mengandung pandangan atas keistimewaannya sendiri.

"Citra yang memaksa" itu mengambil bentuk-bentuk berbeda dalam berbagai budaya seperti "individualisme kasar" di Amerika, "keselarasan individu dengan alam" di Jepang dan "kepatuhan kolektif" di Tiongkok.

Citra budaya yang bersifat memaksa tersebut membekali anggota-anggotanya dengan pedoman mengenai perilaku yang layak dan menetapkan dunia makna dan nilai logis yang dapat dipinjam anggota-anggotanya yang paling bersahaja untuk memperoleh rasa bermartabat dan pertalian dengan hidup mereka.

Dengan demikian, budayalah yang menyediakan suatu kerangka yang koheren untuk mengorganisasikan aktivitas seseorang dan memungkinkannya meramalkan perilaku orang lain. 

Indonesia adalah negara yang kaya sekali akan budaya. Setiap provinsi di Indonesia memiliki budayanya masing - masing. Dan tak heran juga bila di satu provinsi memiliki lebih dari satu budaya. Dapat kita bayangkan betapa kayanya budaya Indonesia yang kita miliki saat ini. 

Kebudayaan tersebut itu memiliki daya tarik atau nilai lebih dalam bidang pariwisata. Untuk menarik perhatian turis asing, kita dapat menjual kebudayaan kita. Dalam arti lain, kita dapat mempromosikan kekayaan budaya tersebut ke Negara lain, mulai dari tari-tarian daerah, lagu daerah, kerajinan khas, bahkan sampai dengan kesenian tradisionalnya. Dengan demikian akan banyak turis asing yang datang ke Indonesia untuk berkunjung. 

Hal tersebut dapat mengangkat Indonesia di dalam bidang pariwisatanya. Sehingga Indonesia pun akan semakin dikenal dan diakui keberadaannya oleh bangsa lain. Bahwa Indonesia adalah Negara Asia Tenggara yang paling kaya akan budaya. Para turis yang datang kesuatu daerah di Indonesia sudah pasti berniat untuk melihat kebudayaan asli khas daerah itu. 

Masyarakat sekitar dapat memanfaatkan peluang tersebut dengan cara menjual berbagai keperluan untuk turis – turis asing itu. Mulai dari tempat penginapan, makanan khas, kerajinan khas, sampai kesenian-kesenian khas daerah. Dengan membeli apa yang dijual oleh masyarakat, maka secara tidak langsung para turis asing tersebut telah membantu masyarakat sekitar untuk mensejahterakan kehidupan mereka. 

Selain dapat mensejahterakan kehidupan masyarakat sekitar, turis – turis tersebut secara tidak langsung juga mensejahterakan bidang pariwisata Indonesia. Bahkan selain turis asing ada pula investor asing yang menanamkan modalnya untuk membeli saham di Indonesia.

Dengan demikian Indonesia akan menerima banyak income atau pendapatan dari orang – orang asing tersebut. Oleh karena itu, kita sebagai bangsa yang kaya sekali akan budaya haruslah berbangga diri akan apa yang kita punya.

Menjaga, mengakui dan melestarikan itulah yang seharusnya kita lakukan terhadap budaya kita sendiri. Jangan sampai kejadian-kejadian seperti diambilnya budaya kita oleh bangsa lain, terjadi lagi dikemudian hari. 

Analisis permasalahan “Kebudayaan Mensejahterakan Rakyat” dengan memperhatikan dan mempertimbangkan kondisi lingkungan internal maupun eksternal dilihat dari aspek : 

2.2 Kekuatan (Strength) 
  • Meningkatkan mutu budaya yang telah ada dan terus berkembang  dilingkungan masyarakat. 
  • Menumbuhkan rasa persaudaraan melalui adanya kegiatan-kegiatan seperti yang dilakukan masyarakat Maluku melalui tarian bambu gila ini. 
  • Dapat memberikan pemasukkan ekonomi masyarakatnya dengan diadakannya kegiatan kebudayaan ini. 
  • Dengan adanya kebudayaan yang unik dari Maluku ini akan mampu mengalahkan unsur budaya luar yang masuk ke dalam budaya Nusantara ini. 
2.3 Kelemahan (Weakness) 
  • Kurang adanya pemahaman nilai budaya lokal yang dapat menghilangkan budaya itu sendiri. 
  • Adanya faktor luar yang dapat mempengaruhi kebudayaan ini, sehingga terkadang membuat masyarakat sekitar lebih menyukai budaya luar dibandingkan dengan kebudayaan mereka sendiri. 
  • Kebudayaan yang terdapat dalam budaya lokal ini sangat jarang diubah bentuk keasliaannya, sehingga terkadang membuat orang-orang yang menyaksikan kebudayaan tersebut merasa jenuh atau bosan. 
  • Kurangnya sosialisasi terhadap budaya asing maupun budaya lokal, agar generasi muda dapat mengetahui perbedaan keduanya. 
2.4 Peluang (Opportunity) 
  • Lebih mudah mensejahterakan rakyat melalui kebudayaan Maluku contohnya dengan adanya kegiatan tarian bambu gila ini yang sering dilakukan masyarakat setempat. 
  • Menjadikan budaya lokal khusunya budaya Indonesia menjadi lebih terkenal. 
  • Mempermudah menyatukan masyarakatnya agar hidup damai, tentram dan rukun melalui kegiatan kebudayaan ini. 
  • Menambah pemasukkan ekonomi bagi setiap orang yang ikut tergabung pada kegiatan tersebut. 
2.5 Tantangan/Hambatan (Threats) 
  • Masuknya pengaruh budaya luar yang dapat memberi dampak negatif bagi masyarakat yang tidak memahami kebudayaan tersebut. 
  • Cara memperkenal budaya lokal ini ke dunia luas, seperti yang ada pada Maluku ini. 
  • Dorongan kepada generasi muda untuk mengembangkan budaya mereka sendiri, sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan rakyatnya. 
  • Rendahnya kesadaran untuk memajukan budaya lokal yang ada pada daerah-daerah yang ada pada wilayah Indonesia. 
BAB III 

PENUTUP 

3.1 KESIMPULAN 

Dari hasil penyusunan makalah ini, dapat diambil suatu kesimpulan bahwa untuk mensejahterakan rakyat itu dapat kita lakukan melalui sebuah kebudayaan yang miliki oleh bangsa. 

Selain itu, dengan adanya kegiatan-kegiatan yang menampilkan kebudayaan-kebudayaan daerah tentunya akan menambah rasa persatuan dan kekeluargaan diantara satu dengan yang lainnya. Kebudayaan juga dapat membantu menambah ekonomi setiap orang tentunya yang dengan diadakannya suatu kegiatan kebudayaan ini, dengan hal seperti itu tentunya akan semakin mensejahterakan rakyat. 

Negara Indonesia ini terkenal dengan nilai-nilai budayanya yang sangat tinggi, bahkan kebudayaannya pun telah banyak di akui negara lain karena memiliki nilai keindahan dari kebudayaan itu sendiri yang sangat tinggi dibandingkan dengan negara lain. 

Namun, kini banyak budaya lokal yang mulai hilang seiring berkembangnya jaman. Dimana banyaknya pengaruh budaya asing dapat mengakibatkan rendahnya pemahaman tentang kebudayaan kita sendiri.

Dengan keadaan seperti ini, kita harus lebih sering mengadakan sosialisasi mengenai nilai-nilai budaya yang harus tetap di jaga dan dikembangkan. Dengan adanya sosialisasi seperti hal tersebut, kemungkinan dapat mengurangi dampak negatif dari budaya asing. 

3.2 SARAN 

a. Menumbuhkan rasa persaudaraan melalui adanya kegiatan-kegiatan seperti yang dilakukan masyarakat Maluku melaui tarian bambu gila ini, dengan adanya kegiatan seperti ini tentunya akan menambah pemasukkan ekonomi tentunya bagi setiap orang yang ikut berpartisipasi di dalam kegiatan tersebut.

Dengan demikian tentunya masyarakat akan merasakan kesejahteraan melalui kebudayaan ini, yang dapat menyatukan meraka agar bisa hidup damai, sejahtera dan memiliki rasa bertanggung jawab, tanpa ada yang mengganggu atau mengklaim budaya mereka yang telah lama ada. 

b. Kebudayaan yang terdapat dalam budaya lokal ini sangat jarang atau bahkan tidak ada yang merubah bentuk keasliannya, sehingga terkadang membuat orang-orang yang menyaksikan kebudayaan tersebut merasa jenuh atau bosan.

Seharusnya dengan kemurniaan dari suatu kebudayaan itu yang perlu kita jaga dan tidak ada kata bosan setipa kali kita menyaksikannya, karena dengan tidak diubahnya nilai dari kebudayaan tersebut maka kita akan merasakan makna dan manfaat dari sebuah kebudayaan. 

c. Mempermudah menyatukan masyarakatnya agar hidup damai, tentram dan rukun melaui kegiatan kebudayaan ini. Dengan adanya kebudayaan yang di kehidupan kita selain memberi kesejahteraan, tentunya akan memberi warna tersendiri dalam menjalani keseharian kita tentunya dan mempersatukan kita untuk menjaga kelestarian kebudayaan bangsa kita sendiri. 

d. Dorongan kepada generasi muda untuk mengembangkan budaya mereka sendiri, sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan rakyatnya.

Karena jika generasi muda sendiri lebih membanggakan kebudayaan asing, tentunya untuk mempersatukan rakyat menjadi damai dan sejahtera akan sulit karena akan banyak opini-opini dari berbagai pihak yang mengembangkan budaya mereka sendiri (budaya lokal) atau ada pihak-pihak yang lebih membanggakan dan ingin mengembangkan budaya asing.

Tentunya hal ini akan membuat rusak kesejahteraan rakyat, maka dari itu diperlukan pula adanya sosialisasi yang lebih lagi agar rakyat memahami kebudayaan mereka sendiri tentunya. 

DAFTAR PUSTAKA 

0 Response to "Ilmu Budaya Dasar: Makalah Kebudayaan Mensejahterakan Rakyat."

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel