PENGERTIAN PERAMALAN (FORECASTING)

PENGERTIAN PERAMALAN (FORECASTING)

Peramalan (Forecasting)

Peramalan (Forecasting) adalah seni dan ilmu untuk memperkirakan kejadian di masa depan.

Tujuan Peramalan:

1. Sebagai alat bantu dalam perencanaan yang efektif dan efisien.
2. Untuk menentukan sumber daya di masa mendatang.
3. Untuk membuat keputusan yang tepat. 

Metode Peramalan 

1. Bottom-up forecasting 

Peramalan dimulai dengan penggunaan hasil-hasil peramalan berbagai kondisi bisnis umum yang dibuat oleh para ekonom dalam lembaga pemerintah dan dalam perusahaan-perusahaan besar. 

2. Top-down forecasting 

Peramalan dimulai dari perkiraan permintaan produk akhir individual. Dalam metode ini para peramal menerima estimasi-estimasi dari orang-orang penjualan, para dealer (distributor), dan para pelanggan. Analisis juga perlu melihat pola-pola penjualan di masa yang lalu. 

Peramalan berdasarkan horizon waktu 

- Peramalan jangka pendek 
- Peramalan jangka menengah 
- Peramalan jangka panjang 

Tipe peramalan 

- Peramalan ekonomi 
- Peramalan teknologi 
- Peramalan permintaan 

Proses Peramalan 

- Menentukan penggunaan peramalan 
- Memilih unsur yang akan diramalkan 
- Menentukan horizon waktu peramalan 
- Memilih model pemodelan 
- Mengumpulkan data yg diperlukan untuk membuat peramalan 
- Membuat peramalan 
- Memvalidasikan dan mengimplementasikan hasil peramalan. 

Pentingnya Strategi terhadap Peramalan 

1. Manajemen rantai pasokan; 

Hubungan yang baik dengan pemasok dan menjamin keunggulan dalam inovasi produk, biaya dan kecepatan pada pangsa pasae bergantung pada peramalan yang akurat. 

2. Sumber daya manusia; 

Perekrutan, pelatihan dan penempatan para pekerja bergantung pada permintaan yang di antisipasi. 

3. Kapasitas; 

Ketika kapasitas tidak memadai, maka akan menghasilkan kekurangan yang dapat mengarah pada kehilangan para konsumen dan pangsa pasar. 

Pendekatan Peramalan

Pendekatan peramalan dibagi menjadi 2 (dua) yaitu sebagai berikut:

1. Kuantitatif

a. Model deret waktu
  1. Pendekatan naif
  2. Rata-rata bergerak
  3. Penghalusan eksponensial
b. Model Assosiatif
  1. Analisi regresi
  2. Proyeksi Tren
2. Kualitatif
  1. Opini dewan eksekutif
  2. Metode delphi
  3. Gabungan karyawan bagian penjualan
  4. Survei pasar
1. Pengertian Peramalan Kuantitatif

Peramalan kuantitatif menggunakan bermacam-macam model matematika yang bergantung pada data historis atau variabel asosiatif untuk meramalkan permintaan.

a. Model deret waktu 

Didasarkan pada urutan dari titik-titik data yg berjarak sama dalam waktu (mingguan, bulanan, kuartalan, dll). Menganalisis deret waktu berarti membagi data masa lalu menjadi komponen-komponen, kemudian memproyeksikan-nya ke masa depan. Deret waktu mempunyai empat komponen: kecenderungan, musiman, siklus, variasi secara acak.

b. Model asosiatif 

Mempertimbangkan beberapa variabel yang terkait dengan kuantitas yang akan diprediksikan. Ketika variabel tekait telah diketahui, maka model statistika akan dbuat dan digunakan untuk meramalkan permintaan. Pendekatan ini lebih kuat daripada metode deret waktu yang hanya menggunakan nilai historis permalan variabel. 

2. Pengertian Peramalan Kualitatif

Peramalan kualitatif memggabungkan faktor-faktor seperti intuisi daru pengambil keputusan, emosi, pengalaman pribadi dan sistem nilai dalam mencapai peramalan.

a. Opini dari dewan eksekutif

Berdasarkan pada metode ini, opini dari sekelompok para ahli yang mumpuni atau manajer, seringkalui dikombinasikan dengan model statistik, kemudian dikumpulkan untuk memperoleh estimasi permintaan.

b. Metode Delphi 

Merupakan teknik yang mempergunakan prosedur sistematik untuk mendapatkan suatu konsensus pendapat-pendapat dari suatu kelompok ahli. Proses delphi dilakukan dengan meminta kepada para anggota kelompok untuk memberikan serangkaian ramalan-ramalan melalui tanggapan mereka terhadap daftar pertanyaan. Kemudian hasilnya diformulasikan dan dibagikan lagi kepada kelompok.

c. Gabungan karyawan penjualan 

Dalam pendekatan ini, masing-masing karyawan bagian penjualan mengestimasi penjualan apa yang ada di dalam kawasan mereka.

d. Riset pasar

Teknik ini secara khusus ditujukan untuk meramal permintan dan penjualan produk baru di amsa yang akan datang.

0 Response to "PENGERTIAN PERAMALAN (FORECASTING)"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel