Kegiatan Yang Tidak Boleh Dilakukan Oleh Bank Perkreditan Rakyat & Penjelasannya

Contoh Soal :

Kegiatan apa saja yang tidak boleh dilakukan oleh Bank Perkreditan Rakyat dan mengapa demikian ?. jelaskan!



Jawab : 

Kegiatan yang tidak boleh di lakukan oleh BPR :

1. Menerima simpanan berupa giro 

Dalam melaksanakan usahanya BPR tidak boleh menerima simpanan berupa giro karena sudah diatur dalam undang-undang dan BPR hanya dapat menerima simpanan dari masyarakat dalam bentuk tabungan dan deposito. sedangkan untuk menerima simpanan dalam bentuk giro hanya diperbolehkan pada bank umum. Oleh karena itu BPR harus menghindari usaha tersebut demi kelancaran usaha yang di lakaukan BPR.

2. melakukan kegiatan usaha dalam valuta asing 

Agar usaha yang dijalankan BPR dapat berlangsung dengan semestinya, maka BPR dilarang untuk melakukan kegiatan usaha dalam valuta asing oleh sebsb itu BPR harus fokus terhadap usaha yang diperbolehkan dalam menjalankan kegiatan usahanya.

Karena Bank Perkreditan Rakyat (BPR) pada dasarnya memfokuskan diri pada usaha mikro yang terdiri dari masyarakat usaha kecil klien yang memiliki jumlah pengawai kurang dari 50 orang. Di kawatirkan bila BPR mengadakan valuta asing maka berubah menjadi bisnis pokok perusahaan berorientasi pada masyarakat. Di tambah klien dari BPR tidak ada berasal dari luar negeri. 

3. melakukan usaha perasuransian 

BPR dilarang untuk melakukan kegiatan asuransi, karena usaha tersebut tidak ada kaitannya dengan kegiatan usaha yang diperbolehkan, akan tetapi jika usaha yang dilarang tersebut tetap dilakukan, maka akan terdapat kemungkinan usaha yang dijalankan BPR tersebut akan mengalami kesulitan, karea usaha tersebut dilarang.

Bank Perkreditan Rakyat (BPR) memiliki cakupan kebijakan keuangan yang kecil. Yaitu untuk peminjaman dana pada pengusaha kecil atau mikro saja, nilai uang pinjaman yang diberikan juga tergolong kecil dibandingkan dengan bank komersial. 

Apabila BPR melakukan investasi di bidang perasuransian maka dikhawatirkan BPR akan mengalami kerugian. Selain itu, tindakan tersebut sebetulnya melanggar Undang - Undang yang berlaku yang membahas masalah target operasi BPR. Di samping itu BPR sendiri kekuatannya hanya pada sektor mikro, yang membuat mereka bisa bertahan di saat krisis. 

4. Melakukan penyertaan modal dengan prinsip prudent banking dan concern terhadap layanan kebutuhan masyarakat menengah ke bawah.

Bank Perkreditan Rakyat tidak boleh melakukan penyertaan modal dengan prinsip prudent banking atau concern, karena bukan tugas BPR untuk melakukan penyertaan modal dengan prinsip prudent banking dan concern terhadap layanan kebutuhan masyarakat menengah kebawah.

5. Melakukan usaha lain di luar kegiatan usaha sebagaimana yang dimaksud dalam usaha BPR

0 Response to "Kegiatan Yang Tidak Boleh Dilakukan Oleh Bank Perkreditan Rakyat & Penjelasannya"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel