Otonomi Daerah Dan Demokratisasi Serta Prinsip perlunya Otonomi Daerah

Pengertian Otonomi Daerah 
otonomi

Penyelenggaraan Negara secara garis besar diselenggarakan menjadi 2 (dua) sistim yaitu : 
  1. Sistim Sentralisasi 
  2. Sistim Desentralisasi 
Catatan : 

1). Sistim Sentralisasi 

Adalah semua bentuk urusan Negara yang bersangkutan dengan segala aspek kehidupannya dikelola ditingkat Pusat. 

2). Sistim Desentralisasi 

Adalah suatu bentuk pelimpahan kewenangan untuk menyelenggarakan beberapa atau sebagian pelayanan kepada masyaakat dari pemerintah Pusat kepada pemerintah Daerah, dan tetap dalam bingkai NKRI.

Pengertian otonomi yaitu: 

1). Otonomi dalam arti Sempit adalah “ Mandiri “
2). Otonomi dalam arti Luas adalah “ Berdaya “ 

Jadi pengertian Otonomi Daerah, adalah Pemberian wewenang dari Pemerintah Pusat kepada Pemerintah Daerah untuk secara mandiri dan berdaya membuat keputusannya mengenai kepentingan daerahnya sendiri.

Atau : 

Pengertian Otonomi Daerah adalah bentuk suatu pelimpahan kewenangan dan tanggung jawab dari Pemerintah Pusat kepada pemerintah Daerah, untuk mengatur rumah tangganya sendiri, tetap dalam ikatan NKRI. 

Tujuan Dan Prinsip Perlunya Otonomi Daerah
  1. Peningkatan pelayanan masyarakat yang semakin baik. 
  2. Terciptanya pengembangan kehidupan demokrasi. 
  3. Terciptanya keadilan dan pemerataan. 
  4. Mendorong untuk memberdayakan masyarakat. 
  5. Terpeliharanya hubungan yg baik antara pusat dan daerah dlm rangka keutuhan NKRI. 
  6. Menumbuhkan prakarsa dan kreativitas, meningkatkan peran serta masyarakat, mengembangkan peran dan fungsi DPRD. 
Prinsip perlunya Otonomi Daerah.
  1. Terciptanya penyelenggaraan pemerintah Otonomi daerah secara efektif dan efesien. 
  2. Sebagai sarana pendidikan politik dalam masyarakat terbuka. 
  3. Pelaksanaan Otonomi daerah didasarkan pada Otonomi luas, nyata dan bertanggung jawab. 
  4. Pelaksanaan Otonomi daerah harus sesuai dengan konstitusi negara, sehingga masih tercipta hubungan yg harmonis antara pusat/daerah. 
  5. Pelaksanaan Otonomi daerah harus lebih meningkatkan peranan dan fungsi para pejabat didaerah. 
  6. Pelaksanaan tugas pembantuan lebih efektif dan efisien. 

Dalam Otonomi daerah pada prinsipnya memiliki 3 (tiga) aspek yaitu: 
  • Aspek hak dan kewenangan. utk mengatur dan mengurus rumah tangganya sendiri. 
  • Aspek kewajiban, untuk tetap mengikuti peraturan dan ketentuan dari pemerintah diatasnya, dan tetap berada dalam satu kerangka pemerintahan nasional. 
  • Aspek kemandirian dlm mengelola keuangan, baik biaya pelimpahan kewenangan, pelaksanaan kewajiban, terutama kemampuan untuk dapat menggali sumber- sumber pembiayaan sendiri.

Syarat-Syarat Pembentukan Otonomi Daerah.

(1). Administrasi. 
  • Provinsi, ada ijin Gubernur dan DPRD. 
  • Kabupaten/Kota, ada ijin Bupati/Walikota dan DPD 
(2). Tehnis, meliputi faktor-faktor sebagai berikut. : 
  • Kemapuan ekonomi. 
  • Sosial Politik. 
  • Potensi daerah. 
  • Kependudukan 
  • Hankam 
  • Sosial budaya. 
(3). Fisik. meliputi : 
  • Memiliki paling sedikit 5 Kab/kota untuk pembentukan Provinsi. 
  • Memiliki paling sedikit 4 kecamatan untuk pembentukan Kabupaten. 
  • Memiliki paling sedikit 4 Kecamatan untuk pemmbentukan Kotamadya.

Persyaratan Otonomi daerah yang lain yaitu: 

1). Memiliki kemampuan ekonomi. 

Daerah harus memiliki kemampuan ekonomi yang memadai agar jalanya pemerintahan tidak tersendat-sendat dam pembangunan berjalan dengan baik.

2). Luas daerah. 

Perlu luas daerah sehingga Hankam serta pengawasan dari Pemda dapat dilayani dengan baik.

Baca Juga Artikel Terbaru :


Otonomi Daerah Dan Demokratisasi

Otonomi merupakan bagian tak terpisahkan dari sistim demokrasi yang berintikan kepada : 
  1. Individu 
  2. Kelompok 
  3. Daerah untuk mengatur 
  4. Mengendalikan 
  5. Menyelenggarakan pemerintahan sendiri 
Tujuan utama Kebijakan Otonomi Daerah adalah sebagai upaya untuk mewujudkan :

1). Menjaga kesetaraan politik: Hak warga negara untuk mendapatkan kesetaraan atau kesamaan politik. 

2). Tanggung Jawab Daerah: Masayarakat ikut serta didalam upaya pembangunan manusia seutuhnya di daerahnya. 

3). Kesadaran Daerah: Kesaadaran masyarakatnya terhadap segenap potensi yang dimiliki untuk tumbuh dan berkembang.

0 Response to "Otonomi Daerah Dan Demokratisasi Serta Prinsip perlunya Otonomi Daerah"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel