Cara Pengembangan Usaha Jasa Laundry Sepatu Redso Denpasar

BAB I 

PENDAHULUAN 

Jasa Laundry Sepatu Redso Denpasar



1.1 Identitas Perusahaan 

Nama usaha           : Jasa Laundry Sepatu Redso Denpasar 

Jenis Usaha           : Menyediakan jasa pencucian dan pewarnaan kembali sepatu 

Alamat                   : Jln. Gatot Subroto (Gatsu I). Denpasar 

Nama Pengusaha : Ni Putu Sumiati 

Bentuk Usaha       : Perorangan 

1. 2 Visi, Misi, Tujuan dan Gambaran Usaha 

A. Visi 

Menyediakan jasa pencucian sepatu dan pewarnaan kembali sepatu dengan harga yang terjangkau, sehingga mampu memberikan kenyamanan bagi masyarakat dalam menggunakan sepatu di kegiatan sehari – hari. 

B. Misi 
  1. Menjadi salah satu usaha yang dapat meningkatkan keinginan masyarakat dalam berbisnis. 
  2. Menjadi pionir dalam usaha pencucian dan pewarnaan kembali sepatu di Jakarta. 
  3. Menyediakan jasa laundry dan pewarnaan kembali sepatu yang berkualitas dengan harga terjangkau bagi masyarakat. 
  4. Membantu masyarakat dalam meningkatkan kepedulian akan kebersihan sepatu. 
  5. Berdedikasi tinggi dalam pelayanan usaha sehingga masyarakat dapat mencapai nilai kepuasannya. 

C. Tujuan 
  1. Mengatasi kekhawatiran masyarakat dalam hal kebersihan sepatu. 
  2. Menghasilkan dan memberikan inovasi dalam hal pelayanan jasa dimasyarakat. 
  3. Memperoleh keuntungan untuk memenuhi kebutuhan ekonomi. 

D. Gambaran Usaha 

Jasa Laundry Sepatu Redso Denpasar adalah usaha rumahan yang memberikan jasa pencucian sepatu dan pewarnaan kembali sepatu bagi masyarakat yang berlokasi di Jl. Jln. Gatot Subroto (Gatsu I). 

Usaha ini beroperasi di hari Senin–Minggu dimana untuk hari Senin–Kamis digunakan untuk mengambil sepatu dari konsumen dan melakukan pencucian ataupun pewarnaan kembali, sedangkan untuk Jumat–Minggu dilakukan untuk mengantarkan sepatu konsumen yang sudah selesai dicuci ataupun diberikan pewarnaan kembali. 

Usaha ini menerima berbagai jenis sepatu yang ingin dicuci ataupun ingin diberikan pewarnaan kembali. Konsumen tidak perlu khawatir karena setiap sepatu akan diberikan treatment yang berbeda baik itu penggunaan sabun, sikat, bahkan penggunaan pewarna. 

Setiap pelanggan yang menggunakan jasa di Jasa Laundry Sepatu Redso Denpasar akan memperoleh kupon yang nantinya akan dikumpulkan, dan apabila sudah melakukan lima belas kali menggunakan Jasa Laundry Sepatu Redso Denpasar akan memperoleh satu buah pewangi sepatu dengan memilih varian rasa coffee, lemon, green tea, ataupun strawberry

BAB II 

DESKRIPSI USAHA 

2.1 Latar Belakang Usaha 

Sepatu adalah suatu jenis alas kaki yang biasanya terdiri dari bagian – bagian sol, hak, kap, tali, dan lidah. Biasanya terbuat dari kanvas atau kulit yang menutupi semua bagian kaki mulai dari jari jemari, punggung kaki, hingga bagian tumit yang difungsikan untuk melindungi kaki dari kotoran berupa debu, krikil, bahkan lumpur. 

Pada saat ini, sepatu merupakan salah satu barang yang pasti dimiliki oleh setiap orang baik itu pria maupun wanita, karena sepatu merupakan barang yang dapat digunakan untuk menunjang penampilan sehari – hari, mulai dari sekolah, kuliah, kerja, dan bahkan hanya sekedar untuk jalan – jalan saja. 

Di Indonesia sendiri, terdapat beberapa jenis sepatu yang marak digunakan, contohnya bagi wanita sepatu jenis flatshoes, wedges, heels, bahkan sneakers menjadi jenis sepatu yang digemari oleh wanita Indonesia, Sedangkan untuk pria, sepatu jenis sneakers, sport shoes, bahkan sepatu gunung menjadi jenis sepatu yang digemari pria Indonesia. 

Melihat kegemaran masyarakat Indonesia akan sepatu dan melihat tingkat intensitas penggunaan sepatu dalam kehidupan sehari – hari maka saya membuat inovasi baru dibidang jasa dengan menyediakan jasa pencucian sepatu dan juga pewarnaan kembali sepatu. 

Karena, dengan kesibukan sehari – hari, akan sangat kecil kemungkinan bagi kebanyakan orang untuk sekedar memperhatikan kebersihan sepatu dengan mencucinya setiap minggu dan bahkan untuk sekedar memperhatikan kondisi sepatu tersebut dengan melihat warna sepatu yang dimilikinya apakah masih dalam keadaan baik atau tidak. 

Dengan membuka bisnis ini dengan harga yang terjangkau diharapkan dapat membantu masyarakat dalam menjaga kualitas dari masing – masing sepatu, sehingga sepatu tersebut akan tetap terjaga kualitasnya layaknya masih baru dan dapat memberikan kenyamanan dan tingkat kepercayaan diri bagi orang yang menggunakannya. 

2.2 Rumusan Masalah 
  1. Apa Konsep Dasar Studi Kelayakan Bisnis ? 
  2. Bagaimana Analisis Aspek Keuangan Jasa Laundry Sepatu Redso Denpasar? 
  3. Bagaimana Analisis Aspek Manajemen Jasa Laundry Sepatu Redso Denpasar? 

  4. Bagaimana Analisis Aspek Pemasaran Jasa Jasa Laundry Sepatu Redso Denpasar? 
  5. Bagaimana Analisis Aspek Hukum Jasa Laundry Sepatu Redso Denpasar? 

2.3 Tujuan Makalah 
  1. Mengetahui Konsep Dasar Studi Kelayakan Bisnis. 
  2. Mengetahui Analisis Aspek Keuangan Jasa Laundry Sepatu Redso Denpasar. 
  3. Mengetahui Analisis Aspek Manejemen Jasa Laundry Sepatu Redso Denpasar. 
  4. Mengetahui Analisis Aspek Pemasaran Jasa Laundry Sepatu Redso Denpasar. 
  5. Mengetahui Analisis Aspek Hukum Jasa Laundry Sepatu Redso Denpasar.


BAB IlI 



PEMBAHASAN 


3.1 Konsep Dasar Studi Kelayakan Bisnis 

3.1.1 Definisi Studi Kelayakan Bisnis 

Menurut Kasmir & Jakfar (2012 : 6), Kelayakan artinya penelitian yang dilakukan secara mendalam untuk menentukan apakah usaha yang akan dijalankan akan memberikan manfaat yang lebih besar dibandingkan dengan biaya yang akan dikeluarkan. Sedangkan bisnis adalah usaha yang dijalankan yang tujuan utamanya untuk memperoleh keuntungan. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa pengertian Studi Kelayakan Bisnis (SKB) adalah suatu kegiatan yang mempelajari secara mendalam tentang suatu usaha atau bisnis yanga akan dijalankan, dalam rangka menentukan layak atau tidak usaha tersebut dijalankan. 

Husein Umar (Sunyoto 2014 :2), studi kelayakan bisnis merupakan penelitian terhadap rencana bisnis yang tidak hanya menganalisis layak atau tidaknya bisnis dibangun, tetapi juga saat dioperasionalkan secara rutin dalam rangka pencapaian keuntungan yang maksimal untuk waktu yang tidak ditentukan. Studi kelayakan biasanya digolongkan menjadi dua bagian yang berdasarkan pada orientasi yang diharapkan oleh satu perusahaan yaitu berdasarkan orientasi laba dan orientasi tidak pada laba (sosial). 

3.1.2 Manfaat Studi Kelayakan Bisnis 

Sebuah studi kelayakan sebuah bisnis akan memiliki manfaat yang berguna bagibeberapa pihak menurut Umar (2005,p19), yaitu: 

Ø Pihak Investor 

Jika hasil studi kelayakan yang telah dibuat ternyata layak untuk direalisasikan,pemenuhan kebutuhan akan pendanaan dapat mulai di cari, misalnya dari investor ataupemilik modal yang mau menanamkan modalnya pada proyek yang akan dikerjakan itu. 

Ø Pihak Kreditor 

Pendanaan proyek dapat juga dipinjam dari bank, dimana pihak bank sebelumnyamemustuskan untuk memberikan kredit atau tidak, diperlukan kajian dari studikelayakan bisnis yang ada. 

Ø Pihak Manajemen Perusahaan 

Studi kelayakan ini dapat berguna sebagai gambaran tentang potensi sebuah proyek dimasa yang akan datang dengan berbagai aspeknya. 

Ø Pihak Pemerintah dan Masyarakat 

Penyusunan studi kelayakan ini perlu memperhatikan kebijakan-kebijakan yang telahditerapkan oleh pemerintah karena bagaimanapun, pemerintah dapat secara langsungmaupun tidak langsung mempengaruhi kebijakan perusahaan. 

Ø Bagi Tujuan Pembangunan Ekonomi 

Dalam menyusun studi kelayakan ini perlu juga dianalisis manfaat yang akan di dapatdan biaya yang akan timbul oleh proyek terhadapa perekonomian nasional. 

3.1.3 Hasil Studi Kelayakan Bisnis 

Hasil studi kelayakan bisnis berupa dokumentasi lengkap dalam bentuk tertulis yang diperlihatkan bagaimana rencana bisnis memiliki nilai-nilai positif bagi aspek-aspek yang diteliti, sehingga akan dinyatakan sebagai proyek bisnis yang layak 

3.2 Analisis Aspek Keuangan 

3.2.1 Aspek Keuangan Dalam Studi Kelayakan Bisnis 

Aspek keungan merupakan aspek yang digunakanuntuk menilai keuangan perusahaan secera keseluruhan. Aspek ini sama pentingnya dengan aspeklainnya,bahkan ada beberpa pengusaha menggap justru aspek inilah yang paling utama untuk dianalisiskarena dari aspek ini tergambar jelasn hal-hal yang berkaitan dengan keuntungan perusahaan, sehinggamerupakan salah satu aspek yang sangat penting untuk diteliti kelayakannya. 

Secara keseluruhan penilaian dalam aspek keuangan meliputi hal-hal seperti: 
  • Sumber-sumber dana yang akan diperoleh. 
  • Kebutuhan biaya investasi. 
  • Estimasi pendapatan dan biaya investasi selama beberapa periode termasuk jenis-jenis dan jumlah biayayang dikelurkan selama umur investasi. 
  • Proyeksi neraca dan laporan laba/rugi untuk beberapa periode kedepan. 
  • Kriteria penilaian investasi 
  • Rasio keuangan yang digunakan untuk menilai kemampuan perusahaan. 

3.2.2 Aspek Keuangan Jasa Laundry Sepatu Redso Denpasar 

Tabel 1 Aspek Keuangan Jasa Laundry Sepatu Redso Denpasar
Uraian
Jumlah
Modal
Rp 500.000
Total
Rp 500.000

Dari tabel di atas menunjukkan bahwa total modal yang dibutuhkan oleh Jasa Laundry Sepatu Redso Denpasar adalah sebesar Rp 300.000 berdasarkan dari total pengeluaran modal investasi, modal kerja, dan modal operasional Jasa Laundry Sepatu Redso Denpasar selama satu tahun.


A. Kebutuhan Pembiayaan / Modal Investasi

Tabel 2 Kebutuhan Pembiayaan / Modal Investasi Jasa Laundry Sepatu Redso Denpasar
Uraian
Unit
Harga / Unit (Rp)
Jumlah (Rp)
Kalkulator
1
Rp 35.000
Rp 35.000
Stempel
1
Rp 45.000
Rp 45.000
Pena
2
Rp 1.500
Rp 3.000
Kertas Nota Pembayaran
3
Rp 8.000
Rp 24.000
Kertas Kupon
3
Rp 5.000
Rp 15.000
Berbagai Jenis Sikat
1
Rp `60.000
Rp 60.000
Berbagai Jenis Sabun
1
Rp 50.000
Rp 50.000
Berbagai Jenis Pewarna
1
Rp 80.000
Rp 80.000
Lem Khusus Sepatu
1
Rp 30.000
Rp 30.000
Kuas
1
Rp 20.000
Rp 20.000
Plastik
2
Rp 10.000
Rp 20.000
Total
Rp 382.000

Kebutuhan sumber daya modal investasi Jasa Laundry Sepatu Redso Denpasar meliputi barang – barang yang sangat diperlukan sebagai salah satu media pendukung dalam pelayanan jasa di Jasa Laundry Sepatu Redso Denpasar dengan modal investasi sebesar Rp 382.000. 


Tabel 3 Peralatan Depresiasi Jasa Laundry Sepatu Redso Denpasar
Peralatan
Total
Harga     Total
(Rp)
Umur
Ekonomis
Depresiasi (Rp)
Berbagai          Jenis
Sikat
1
Rp 60.000
1
Rp 60.000
Kuas
1
Rp 20.000
1
Rp 20.000
Total Depresiasi
Rp 80.000
Jasa Laundry Sepatu Redso Denpasar menetapkan nilai ekonomis selama 1 tahun untuk masing– masing barang dengan total depresiasi Rp 80.000. 


B. Kebutuhan Modal Kerja Jasa Laundry Sepatu Redso Denpasar 


Tabel 4 Perlengkapan Kantor Jasa Laundry Sepatu Redso Denpasar
Uraian
Unit
Harga (Rp)
Jumlah (Rp)
Stempel
1
Rp 45.000
Rp 45.000
Pena
2
Rp 1.500
Rp 3.000
Kertas Nota Pembayaran
3
Rp 8.000
Rp 24.000
Kupon
3
Rp 5.000
Rp 15.000
Total
Rp 59.500
Rp 87.000
Total Pertahun
Rp 714.000
Rp 1.044.000
Diketahui bahwa kebutuhan perlengkapan kantor dari Jasa Laundry Sepatu Redso Denpasar adalah sebesar Rp 87.000 per bulan dan Rp 1.044.000 per Tahun 


Tabel 5 Kebutuhan Modal Kerja Jasa Laundry Sepatu Redso Denpasar


Kebutuhan modal kerja yang digunakan oleh usaha jasa Jasa Laundry Sepatu Redso Denpasar untuk menjalankan kegiatan usaha perbulannya adalah:

No.
Perlengkapan
Unit
Harga Perunit
Total
1.
Berbagai Jenis Sikat
1
Rp 60.000
Rp 60.000
2.
Berbagai Jenis Sabun
1
Rp 50.000
Rp 50.000
3.
Berbagai Jenis Pewarna
1
Rp 80.000
Rp 80.000
4.
Lem Khusus Sepatu
1
Rp 30.000
Rp 30.000
5.
Kuas
1
Rp 20.000
Rp 20.000
6.
Plastik
2
Rp 5.000
Rp 10.000
Jumlah
Rp 250.000
Total Pertahun
Rp 3.000.000
Kebutuhan modal kerja untuk biaya menjalankan Jasa Laundry Sepatu Redso Denpasar, selama sebulan adalah Rp 250.000 dan Rp 3.000.000 untuk pertahunnya. 

Tabel 6 Biaya Operasional Jasa Laundry Sepatu Dsatria
No.
Uraian
Jumlah Perbulan (Rp)
1.
Biaya Listrik
Rp 50.000
2.
Biaya Transportasi
Rp 50.000
3.
Kuota Internet
Rp 35.000
Total
Rp 135.000
Total Pertahun
Rp 1.620.000
Biaya operasional Jasa Laundry Sepatu Redso Denpasar dalam sebulan adalah Rp 135.000 dan pertahunnya adalah Rp 1.620.000. 

C. Analisa Kelayakan Usaha 

Tabel 7 Analisa Kelayakan Usaha Jasa Laundry Sepatu Redso Denpasar
Keterangan
Tahun 2018
Tahun 2019
Tahun 2020
Pendapatan
Rp 14.400.000
Rp 15.000.000
Rp 15.600.000
Modal Investasi
Rp 500.000
Rp 0
Rp 0
Biaya Tetap



Depresiasi
Rp 80.000
Rp 80.000
Rp 80.000
Total Biaya Tetap
Rp 80.000
Rp 80.000
Rp 80.000
Biaya Variabel



Biaya Bahan Baku
Rp 3.000.000
Rp 3.200.000
Rp 3.400.000
Biaya Listrik
Rp 600.000
Rp 650.000
Rp 700.000
Biaya Transportasi
Rp 600.000
Rp 650.000
Rp 700.000
Biaya Internet
Rp 420.000
Rp 450.000
Rp 480.000
Total                Biaya
Variabel
Rp 4.620.000
Rp 4.950.000
Rp 5.280.000
Total Biaya `
Rp 4.700.000
Rp 5.030.000
Rp 5.360.000

1. Payback Period 


Payback Period (PP) merupakan teknik penilaian terhadap jangka waktu (periode) pengembalian investasi suatu usaha. Semakin kecil periode waktu pengembaliannya, semakin cepat proses pengembalian suatu investasi (Dedi & Nurdin, 2016). 

Payback period atau juga disebut periode yang diperlukan agar dapat menutup kembali seluruh pengeluaran investasi menggunakan kas bersih.


Berdasarkan perhitungan yang telah dilakukan didapatkan bahwa payback period pada usaha Jasa Laundry Sepatu Redso Denpasar adalah selama 1 bulan. 


2. Net Present Value 



Net present value (NPV) merupakan analisis manfaat finansial yang digunakan untuk mengukur kelayakan suatu usaha. Analisis ini dapat dilihat dengan menghitung selisih antara nilai sekarang investasi dengan nilai sekarang penerimaan kas bersih di masa yang akan datang (Hidayat & Purwana, 2016).

Hasil NPV dari Jasa Laundry Sepatu Redso Denpasar sebesar Rp 5.221.250 dan mempunyai hasil bernilai positif, maka investasi Jasa Laundry Sepatu Redso Denpasar layak atau dapat diterima. 

D. Laporan Keuangan 

a. Laporan Laba Rugi 

Laporan Laba / Rugi adalah laporan yang menunjukkan jumlah pendapatan yang diperoleh dan biaya – biaya yang dikeluarkan dalam suatu periode tertentu (Hidayat & Purwana, 2016). 

Tabel 8 Laporan Laba/Rugi selama 3 Periode
Uraian
2018
2019
2020
Pendapatan
Rp 14.400.000
Rp 15.000.000
Rp 15.600.000
Biaya Bahan Baku
Rp 3.000.000
Rp 3.250.000
Rp 3.500.000
Biaya Perlengkapan
Rp 382.000
Rp 482.000
Rp 582.000
Biaya Variabel
Rp 4.620.000
Rp 4.720.000
Rp 4.820.000
Biaya Depresiasi
Rp 80.000
Rp 80.000
Rp 80.000
Laba Bersih
Rp 6.318.000
Rp 6.468.000
Rp 6.618.000

b. Laporan Perubahan Modal 


Laporan perubahan modal merupakan laporan yang berisi catatan terjadinya perubahan modal di perusahaan (Hidayat & Purwana, 2016). 

Tabel 9 Laporan Perubahan Modal selama 3 Peride
Keterangan
2018
2019
2020
Modal Awal
Rp 500.000
Rp 600.000
Rp 700.000
Laba Bersih
Rp 6.318.000
Rp 6.468.000
Rp 6.618.000
Modal Akhir
Rp 6.818.000
Rp 7.068.000
Rp 7.318.000

                     






3.3 Analisis Aspek Manajemen 

3.3.1 Aspek Manajemen Dalam Studi Kelayakan Bisnis 

Berdasarkan prosesnya, manajemen dapat didefinisikan sebagai suatu proses perencanaan, pengorganisasian, pengarahan, dan pengawasan usaha-usaha para anggota organisasi dan penggunanaan sumber daya organisasi lainnya agar mencapai tujuan organisasi yang telah ditetapkan. Dimana, proses tersebut sering disebut juga sebagai fungsi manajemen. 

1. Perencanaan (Planning) 

Perencanaan dalah proses untuk menentukan kemana dan bagaimana suatu usaha akan dijalankan atau dimulai untuk mencapai suatu tujuan yang telah ditetapkan. 

2. Pengorganisasian (Organizing) 

Pengorganisasian adalah proses untuk mengelompokkan kegiatan-kegiatan dalam unit-unit tertentu agar jelas dan teratur sesuai dengan tanggung jawab dan wewenang si pemegang unit. 

3. Pengarahan (Actuating) 

Pengarahan adalah proses dimana semua hal yang terencana telah dimulai oleh seluruh unit. Seperti seorang manajer yang mengerahkan seluruh bawahannya untuk memulai pekerjaan sesuai dengan tugas yang telah ditetapkan kepadanya 

4. Pengawasan (Controlling) 

Pengawasan adalah proses untuk mengukur, menilai dan mengevaluasi hasil pekerjaan agar tetap sesuai dengan rencana awal dan mengoreksi berbagai penyimpangan selama proses pelasanaan kerja. 

3.3.2 Aspek Manajemen Jasa Laundry Sepatu Redso Denpasar 

1. Kegiatan Pra Operasional dan Jadwal Pelaksanaan 

Sebelum memulai sebuah kegiatan usaha, diperlukan sebuah survei dan riset pasar yang digunakan untuk melihat seberapa besar peluang dan apa saja yang menjadi kebutuhan sebuah usaha dan apa yang diinginkan oleh setiap konsumen. 


Tabel 10 Kegiatan Pra Operasional dan Jadwal Pelaksanaan
No.
Kegiatan
Uraian Kegiatan
Jadwal
Pelaksanaan
1.
Survei Pasar
1. Melaksanakan               survei       dan     riset di sekitar lokasi usaha.
2. Melakukan survei kepada konsumen dengan kuesioner.
3. Memperkenalkan jasa pencucian dan pewarnaan kembali  Jasa Laundry Sepatu Redso Denpasar .


1 minggu
2.
Mencari pemasok
bahan baku
1. Mencari pemasok bahan baku terutama bahan utama sabun, pewarna, dan lain-lain.
2 minggu
3.
Perijinan
1.    Mengurus perijinan ke RT/RW.
2.    Mengurus                berkas       –     berkas     yang dibutuhkan     untuk       perijinan usaha (SITU).

2 minggu
4.
Penyediaan Perlengkapan dan Peralatan
1. Menghubungi                        pemasok untuk memesan bahan baku.
2.  Membeli perlengkapan dan peralatan yang dibutuhkan.

1 minggu
5.
Menata Tempat
Usaha
1. Menyusun               perlengkapan, peralatan, dan lain – lain.

1 minggu
6.
Uji          Coba
Usaha
1. Melakukan treatment yang ditawarkan oleh  Jasa Laundry Sepatu Redso Denpasar .

1 minggu
7.
Promosi
1.    Melakukan promosi disosial media.
2. Menginformasikan kepada keluarga, teman, dan kerabat.
2 minggu









































Tabel 11 Jadwal Pelaksanaan Jasa Laundry Sepatu Redso Denpasar

No.
Kegiatan
Jadwal Pelaksanaan
(Dalam Mingguan)
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
1.
Survei Pasar
X











2.
Mencari Pemasok Bahan Baku
X
X










3.
Perijinan


X
X








4.
Penyediaan Perlengkapan
dan Peralatan



X








5.
Menata Tempat Usaha



X








6.
Uji Coba Usaha




X







7.
Promosi




X




















Dalam menyusun sebuah rencana bisnis tertentu membutuhkan sebuah jadwal sampai dengan proses pembukaan atau grand opening. Jasa Laundry Sepatu Redso menyusun sebuah kegiatan pra operasional beserta jadwal pelaksanannya yang dimulai dari survei sampai dengan promosi.


2. Inventaris Kantor dan Supply Kantor Jasa Laundry Sepatu Redso Denpasar 



1. Inventaris Kantor 

Inventaris kantor dari Jasa Laundry Sepatu Redso Denpasar berupa kalkulator sebagai alat untuk menghitung beberapa pengeluaran dan pemasukan yang ada dan dibutuhkan stampel untuk memberikan cap di kupon konsumen. 

Tabel 12 Inventaris Kantor Jasa Laundry Sepatu Redso Denpasar
Uraian
Jumlah
Keterangan
Kalkulator
1 buah
Digunakan untuk menghitung pengeluaran dan
pemasukka Jasa Laundry Sepatu Redso Denpasar.
Stempel
1 buah
Digunakan sebagai tanda di kupon konsumen yang
telah menggunakan Jasa Laundry Sepatu Redso Denpasar.


 


 2. Supply Kantor

Supply kantor digunakan untuk menunjang kegiatan Jasa Laundry Sepatu Redso Denpasar seperti menulis pencatatan konsumen. Alat – alat itu seperti nota pembelian, catatan, pena, dan kertas note, dan kupon.

Tabel 13 Supply Kantor Jasa Laundry Sepatu Redso Denpasar
Alat Unit Kantor
Unit
Keterangan
Pena
2 buah
Digunakan untuk menulis dan mencatat kegiatan di  Jasa Laundry Sepatu Redso Denpasar
Kertas Nota Pembayaran
3 buah
Digunakan untuk mencatat jasa pelayanan di  Jasa Laundry Sepatu Redso Denpasar
Kertas Kupon
3 pack
Digunakan sebagai kartu tanda telah menggunakan jasa  Jasa Laundry Sepatu Redso Denpasar dan sebagai syarat untuk memperoleh pegawai secara percuma











3.4 Analisis Aspek Pemasaran 

3.4.1 Aspek Pemasaran dalam Studi Kelayakan Bisnis 

Menurut Stanton (1995), pemasaran meliputi keseluruhan system yang berhubungan dengan kegiatan-kegiatan usaha, yang bertujuan merencanakan, menentukan harga, hingga mempromosikan dan mendistribusikan barang-barang atau jasa yang akan memuaskan kebutuhan pembeli, baik yang actual maupun yang potensial. 

1. Analisis Persaingan 

Langkah-langkah dalam menganalisis pesaing yang dikemukakan oleh Kotler 
  • Mengidentifikasi Pesaing. 
  • Menentukan Sasaran Pesaing 
  • Mengindentifikasi Strategi Pesaing 
  • Menilai Kekuatan dan Kelemahan Pesaing 
  • Mengestimasi Pola Reaksi Pesaing 
  • Memilih Pesaing 
2. Bauran Pemasaran Produk Barang 

Bagi pemasaran produk barang, manajemen pemasaran akan dipecah atas empat kebijakan pemasaran yang lazim,yaitu: 
  • Kebijakan produk, produk berupa barang dapat dibeda-bedakan atau diklasifikasikan menurut macamnya. 
  • Kebijakan Harga. 
  • Kebijakan distribusi. 
  • Kebijakan Promosi 
3. Bauran Pemasaran Produk Jasa 

Untuk jasa, baurannya dapat diperluas lagi dengan menambah tiga elemen lagi, yaitu: 
  • Elemen orang (people) 
  • Bukti fisik 
  • Proses jasa itu sendiri 
3.4.2 Aspek Pemasaran Jasa Laundry Sepatu Redso Denpasar 

3.4.3 Segmentasi Pasar, Target Pasar, dan Positioning 

a. Segmentasi Pasar 

Segmentasi pasar artinya membagi pasar menjadi beberapa kelompok pembeli yang berbeda yang mungkin memerlukan produk atau marketing mix yang berbeda pula (Purwana & Hidayat, 2016). 

1) Segmentasi berdasarkan demografis: Yaitu laki – laki dan perempuan, semua umur (kecuali balita). 

2) Segmentasi berdasarkan geografis: Yaitu khususnya masyarakat di JL. Sepakat VI, JakartaTimur dan umumnya masyarakat di Jakarta. 

b. Target Pasar 

Pasar sasaran yaitu menentukan beberapa segmen yang layak karena dianggap paling potensial. Secara umum pengertian menetapkan pasar sasaran adalah mengevaluasi kearifan setiap segmen, kemudian memilih salah satu dari segmen pasar atau lebih untuk dilayani (Purwana & Hidayat, 2016). 

Usaha Jasa Laundry Sepatu Redso Denpasar ini menargetkan kaum pria dan wanita dari mulai remaja sampai dengan orang dewasa yang menggunakan sepatu jenis apapun dengan ukuran, warna, maupun jenisnya. 

c. Positioning 

Posisi produk adalah bagaimana suatu produk yang didefinisikan oleh konsumen atas dasar atribut – atributnya. Tujuan penetapan posisi pasar adalah untuk membangun dan mengkomunikasikan keunggulan bersaing produk yang dihasilkan kedalam benak konsumen (Purwana & Hidayat, 2016). 

Jasa Laundry Sepatu Redso Denpasar berinovasi dengan membuat laundry khusus sepatu yang dapat mencuci maupun melakukan pewarnaan kembali pada sepatu yang dapat dilakukan dengan sistem antar–jemput sehingga memudahkan konsumen. 

Selain itu Jasa Laundry Sepatu Redso Denpasar juga memberikan kupon kepada masing–masing konsumen yang nantinya dapat ditukarkan dengan pewangi sepatu apabila sudah menggunakan Jasa Laundry Sepatu Redso Denpasar sebanyak lima belas kali. 

Letak dari Jasa Laundry Sepatu Redso Denpasar yang berada di Denpasar, yaitu Jl. Gatot Subroto 1 dipilih sebagai tempat berdirinya Jasa Laundry Sepatu Redso Denpasar karena usaha ini belum memiliki pesaing sehingga dapat menguasai pangsa pasar dan menjadi satu– satunya tujuan bagi pengguna sepatu yang ingin merawat sepatunya khususnya bagi yang berdomisili di Jakarta Timur. 

3.4.4 Perkiraan Permintaan dan Penawaran 

a. Permintaan 

Permintaan adalah berapa banyak jumlah barang yang diminta oleh konsumen pada waktu tertentu dengan tingkat harga tertentu. Permintaan akan jasa Jasa Laundry Sepatu Redso Denpasar biasanya akan mengalami peningkatan pada saat musim penghujan datang. Karena pada saat itu, sepatu akan rentan basah dan menjadi kotor. 

Di luar keadaan di atas, untuk meningkatkan permintaan, maka saya membagikan kuesioner kepada pengguna sepatu untuk melihat seberapa antusias konsumen akan pelayanan jasa yang ditawarkan oleh Jasa Laundry Sepatu Redso Denpasar. 

Selain itu, saya akan memberikan contoh dari testimoni sepatu yang sudah diberikan treatment oleh Jasa Laundry Sepatu Redso Denpasar dengan membandingkan kondisi sepatu sebelum dan sesudahnya. 

b. Penawaran 

Penawaran adalah jumlah barang yang ditawarkan pada tingkat harga tertentu dan periode tertentu. Tingkat penawaran akan semakin tinggi apabila target melakukan permintaan yang tinggi pula. Seperti pada saat musim hujan, maka Jasa Laundry Sepatu Redso Denpasar akan memberikan penawaran yang menguntungkan bagi konsumen baik berupa potongan harga ataupun bonus – bonus menarik lainnya. 

3.4.5 Rencana Penjualan dan Pangsa Pasar 

a. Strategi Pemasaran Terhadap Pesaing 

1) Produk 

Pengertian produk menurut Philip Kotler adalah: “Sesuatu yang dapat ditawarkan ke pasar untuk mendapatkan perhatian untuk dibeli, untuk digunakan atau dikonsumsi yang dapat memenuhi keinginan dan kebutuhan konsumen”.

2) Harga 

Harga adalah sejumlah uang yang disertakan untuk mendapatkan suatu barang atau jasa (Purwana & Hidayat, 2016). Harga produk kami relatif terjangkau, kami menggolongkan harga pencucian sepatu dan pewarnaan kembali sepatu secara berbeda. Berikut perincian harga jasa di Jasa Laundry Sepatu Redso Denpasar:

tabel

3) Promosi 


Promosi adalah proses pengenalan atas produk kepada konsumen khususnya produk baru (Purwana & Hidayat, 2016). Berikut adalah bentuk promosi yang dilakukan oleh Jasa Laundry Sepatu Redso Denpasar: 



4) Periklanan 

Bentuk promosi yang dilakukan oleh Jasa Laundry Sepatu Redso Denpasar adalah dengan memanfaatkan sosial media untuk membuat iklan, seperti di Instagram, line, facebook, dan lain sebagainya. 

5) Hubungan Masyarakat 

Bentuk promosi yang dilakukan Jasa Laundry Sepatu Redso Denpasar adalah dengan lebih mengutamakan pelayanan agar konsumen merasa puas atas pelayanan yang diberikan. 

Pelayanan tersebut berupa jasa antar – jemput, memberikan info – info menarik mengenai treatment yang disediakan, dan melakukan komunikasi secara sopan dan ramah kepada para konsumen disosial media atau pun didunia nyata. 

Dengan memberikan pelayanan secara prima diharapkan dapat membina hubungan yang baik sehingga konsumen merasa nyaman dan senang. 

6) Promosi Penjualan 

Bentuk promosi penjualan yang digunakan oleh Jasa Laundry Sepatu Redso Denpasar adalah dengan memberikan pewangi sepatu dengan memilih salah satu varian yang telah disediakan (coffee, lemon, green tea, dan strawberry) secara cuma – cuma setelah konsumen menawarkan kupon sebagai bukti telah menggunakan jasa pelayanan Jasa Laundry Sepatu Redso Denpasar sebanyak lima belas kali. 

3.4.6 Analisa SWOT 

a. Strength (Kekuatan) 
  1. Pelayanan jasa laundry yang berbeda dari kebanyakan laundry yang ada. 
  2. Menyediakan jasa antar – jemput bagi konsumen Jasa Laundry Sepatu Redso Denpasar. 
  3. Memberikan penawaran menarik bagi konsumen dengan memberikan kupon bagi setiap konsumen yang menggunakan jasa Jasa Laundry Sepatu Redso Denpasar dan nantinya kupon tersebut dapat ditukarkan dengan pewangi sepatu setelah memiliki lima belas kupon. 
  4. Harga relatif terjangkau. 
b. Weakness (Kelemahan) 
  1. Pelayanan jasa yang masih belum dikenal dimasyarakat. 
c. Opportunities (Peluang) 
  1. Maraknya masyarakat yang menggunakan sepatu dalam kegiatan sehari – hari. 
  2. Kondisi masyarakat yang sudah mulai peduli akan kebersihan dan penampilan. 
  3. Semua kalangan masyarakat dapat menggunakan Jasa Laundry Sepatu Redso Denpasar ini. 
d. Threats (Ancaman) 
  1. Jenis usaha yang mudah untuk ditiru. 
  2. Kondisi cuaca yang tidak memungkinkan akan menghambat proses pencucian atau pewarnaan kembali sepatu. 
  3. Kondisi kemacetan di Jakarta membuat sistem antar – jemput akan terhambat. 

3.5 Analisis Aspek Hukum 

3.5.1 Aspek Hukum Dalam Studi Kelayakan Bisnis 

Yuridis adalah hukum atau peraturan yang wajib dipatuhi oleh masyarakat, baik secara tertuis maupun secara lisan. Yuridis yang tertulis diantarannya adalah undang-undang sedangkan yuridis yang berupa lisan adalah hukum adat. Sekalipun dalam bentuk lisan namun adanya adat tersebut harus dipatuhi oleh masyarakat. Jika seseorang atau kelompok melanggar hukum lisan maka dia akan tetap mendapatkan sanksi. 

Penilaian dan analisis aspek yuridis ini sangat perlu dilakukan bagi calon kreditor yang akan memberikan bantuan pinjaman, juga bagi calon investor yang ingin menanamkan modalnya di dalam 

bisnis yang sangat bersangkutan. Hal ini dilakukan untuk menjamin bahwa calon kreditor yang bersangkutan aman karena tidak terlibat dalam suatu kegiatan yang menyimpang hukum. Bagi pemilik bisnis, tujuan melakukan analisis yuridis adalah untuk meyakinkan kepada calon kreditor atau investor bahwa bisnisnya tidak menyimpang dari hukum dan peraturan yang sedang berlaku. 

Tujuan dari aspek hukum adalah untuk meneliti keabsahan, kesempurnaan,dan keaslian dari dokumen-dokumen yang dimiliki. Penelitian keabstahan dokumen dapat dilakukan sesuai dengan lembaga yang mengeluarkan dan yang mengesahkan dokumen yang bersangkutan. Penelitian ini sangat penting mengingat sebelum usaha itu dijalankan, maka perlu prosedur yang berkaitan dengan izin-izin atau berbagai persyaratan harus terlebih dahulu sudah terpenuhi. 

3.5.2 Analisis Aspek Hukum Jasa Laundry Sepatu Redso Denpasar 

Syarat-syarat perizinan usaha 

Beberapa jenis izin usaha yang dikeluarkan oleh pemerintah yang menyangkut izin usaha perdagangan, yaitu: 

1. SIUP (Surat Izin Usaha Perdagangan) 

Merupakan surat izin yang diberikan oleh menteri atau pejabat yang ditunjuk kepada pengusaha untuk melaksanakan kegiatan usaha dibidang perdagangan dan jasa. Surat izin usaha perdagangan (SIUP) diberikan kepada para pengusaha, baik perseorangan, firma, CV, PT, koperasi, maupun BUMN. 

Kewajiban pemegang SIUP yaitu melaporkan kepada kepala kantor wilayah Departemen Perdagangan dan Industri atau kantor Departemen Perdagangan yang menerbitkan SIUP apabila perusahaan tidak melakukan lagi kegiatan perdagangan atau menutup perusahaan disertai dengan pembelian SIUP. 

2. SITU (Surat Izin Tempat Usaha) 

Setiap perusahaan yang ada perlu dan harus mengurus SITU, demi keamanan dan kelancaran usahanya. SITU dikeluarkan oleh pemerintah Kabupaten atau Kotamadya sepanjang ketentuan-ketentuan Undang-Undang Gangguan mewajibkannya. 

Dalam menjalankan perusahaan, pengusaha yang bersangkutan wajib menaati syarat-syarat antara lain: 
  • Keamanan 
  • Kesehatan 
  • Ketertiban 
  • Syarat-syarat lain (mengutamakan tenaga kerja dari sekitarnya dan menjaga keindahan lingkungan, serta penghijauan) 
3. NPWP (Nomor Pokok Wajib Pajak) 

Setiap pribadi yang berpenghasilan diatas penghasilan tidak kena pajak ( PTKP), dan badan usaha wajib atau harus mendaftarkan diri sebagai wajib pajak pada Kantor Pelayanan Pajak setempat dan akan diberikan Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP). 

Terhadap para wajib pajak yang tidak mendaftarkan dirinya sebagai wajib pajak dan mendaftarkan Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP), akan dikenakan sanksi pidana sesuai dengan ketentuan Undang-undang Nomor X Tahun 2000, yaitu sebagai berikut: 

“Barang siapa dengan sengaja tidak mendaftarkan dirinya atau menyalahgunakan atau menggunakan tanpa hak NPWP, sehingga dapat menimbulkan kerugian pada negara, dipidana dengan pidana penjara selama-lamanya tiga tahun dan atau denda setinggi-tingginya empat kali jumlah pajak yang terutang atau yang kurang atau yang tidak dibayar.

BAB IV 

PENUTUP 

4.1 Kesimpulan 

Studi kelayakan sangat diperlukan oleh banyak kalangan, khususnya terutama bagi para investor yang selaku pemrakarsa, bank selaku pemberi kredit, dan pemerintah yang memberikan fasilitas tata peraturan hukum dan perundang-undangan, yang tentunya kepentingan semuanya itu berbeda satu sama lainya. 

Investor berkepentingan dalam rangka untuk mengetahui tingkat keuntungan dari investasi, bank berkepentingan untuk mengetahui tingkat keamanan kredit yang diberikan dan kelancaran pengembaliannya, pemerintah lebih menitik-beratkan manfaat dari investasi tersebut secara makro baik bagi perekonomian, pemerataan kesempatan kerja, dll. 

Laundry Sepatu merupakan usaha jasa pencuci sepatu yang dapat digolongkan dalam fasion anak muda, usaha laundy sepatu berpeluang sangat besar dalam menembus pasar, karena sasaran usaha ini adalah anak muda yang secara keseluruhan konsumtif. 

Pendirian usaha laundry sepatu ini adalah langkah awal usaha milik sendiri dengan modal yang tidak terlalu besar namun sangat layak dalam segi keuntungannya, kelebiahan usaha ini adalah pada produknya yang tidak ada dipasaran umum, biasanya hal yang seperti ini yang dicari para kaum amuda, dengan demikian dapat ditarik kesimpulan bahwa usaha laundrysepatu sangat terasa keuntungan dan kepuasannya baik bagi produsen maupun konsumen 

Kemungkinan terjadinya kerugian memang ada, cara meminimalisir resiko tersebut adalah dengan memperlakukan usaha layknya usaha besar, artinya, walaupun usaha distro ini usaha kecil, namun tujuan keuntungan dari usaha ini harus direncanakan dengan matang dan dijalankan sesuai rencana. 

4.2 Saran 

Penulis menyadari masih banyaknya kekurangan dalam penyusunan makalah ini, penyusun sangat mengharapkan adanya kritik dan saran, yang sifatnya membangun atau memperbaiki makalah ini dari semua pihak. 

DAFTAR PUSTAKA 

Fadiati, A., & Purwana, D. ( 2011). Menjadi Wirausaha Sukses. Bandung: PT. Remaja Rosdakarya. 

Hidayat, N., & Purwana, D. (2016). Studi Kelayakan Bisnis. Jakarta: PT. Rajagrafindo Persada. 

Hidayat, N., & Purwana, D. (2017). Perpajakan: Teori & Praktik. Jakarta: PT. Rajagrafindo Persada. 

Purwana, D., & Wibowo, A. (2017). Lincah Menulis Artikel Ilmiah Populer & Jurnal (Teori & Praktik). Jakarta: Pustaka Pelajar. 

Purwana, D., & Wibowo, A. (2017). Pendidikan Kewirausahaan di Perguruan Tinggi. Yogyakarta: Pustaka Pelajar. 

Purwana, D., Hasan, M., & Parlyna, R. (2017). Pengantar Ilmu Organisasi. Bogor: In Media.

0 Response to "Cara Pengembangan Usaha Jasa Laundry Sepatu Redso Denpasar "

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel