GAMBARAN UMUM PD. PARKIR KOTA DENPASAR


BAB II 
GAMBARAN UMUM PD. PARKIR KOTA DENPASAR 

PD. PARKIR KOTA DENPASAR

2.1 Visi Dan Misi Perusahaan Daerah Parkir Kota Denpasar 

Adapun Visi dan Misi pendirian Perusahaan Daerah Parkir Kota Denpasar adalah: 

1. Turut serta melaksanakan pembangunan daerah. 

2. Turut serta mewujudkan dan meningkatkan pelayanan umum kepada masyarakat di bidang sarana perparkiran. 

3. Membantu dan melancarkan arus lalu lintas. 

4. Sebagai sumber pendapatan asli daerah. 

2.2 Sejarah Perusahaan Daerah Parkir Kota Denpasar 

Sejak dikelola di bawah Unit Pelaksana Teknis (UPL) Dinas Perhubungan, Perusahaan Daerah Parkir Kota Denpasar mengelola perparkiran di Kota Denpasar melalui tahap – tahap pengelolaan yang panjang. Perusahaan Daerah Parkir Kota Denpasar adalah perusahaan pertama dan satu – satunya di Bali yang mengelola perparkiran, yang didirikan pada tanggal 11 November 2003. 

Berdasarkan Peraturan Daerah Kota Denpasar Nomor 5 Tahun 2003 (Lembaran Kota Nomor 5 Tahun 2003), perusahaan efektif beroperasi terhitung sejak tanggal 01 Oktober 2004 melalui keputusan Walikota Tentang Pengelolaan Perparkiran di Kota Denpasar tertanggal 04 Oktober 2004. 

Berdasarkan Peraturan Daerah Kota Denpasar Nomor 5 Tahun 2003 tersebut di atas, Perusahaan Daerah Parkir Kota Denpasar bersifat otonom, dimana modal perusahaan daerah adalah kekayaan daerah yang dipisahkan yang besarnya ditetapkan oleh dengan keputusan Walikota, dan modal tersebut dapat ditambah atau dan dikurangi dengan Persetujuan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah. 

Ketika parkir dikelola oleh Dinas Perhubungan Kota Denpasar melalui unit pelaksanaan teknis, seluruh pendapat retribusi parkir bruto dimasukkan dalam PAD (Perusahaan Asli Daerah). 

Besarnya pendapatan tersebut semestinya juga digunakan untuk seluruh pengeluaran akibat dari aktivitas perparkiran seperti gaji pegawai dan juru parkir, biaya sarana dan prasarana parkir, serta biaya operasional lainnya. 

Sehingga dihitung pendatapan retribusi parkir bruto dikurangi dengan pengeluaran untuk seluruh akitivitas sedangkan dalam pengelolaan Perusahaan Daerah Parkir Kota Denpasar seluruh pendapatan jasa parkir bruto dikurangi langsung seluruh pengeluaran atau seluruh biaya operasional perusahaan, sehingga diperoleh laba bersih perusahaan setelah pajak penghasilan yang disetorkan ke kas daerah, sehingga pendapatan disetorkan ke PAD (Pendapatan Asli Daerah) adalah pendapatan netto sebesar 35% yang merupakan pos bagian laba Badan Usaha Milik Daerah (Sesuai BAB IX Pasal 35 Perda Nomor 5 Tahun 2003). 

Namun dalm perkembangan selanjutnya, berdasarkan perjajian kerja sama antara Walikota Denpasar Dengan Perusahaan Daerah Parkir Kota Denpasar Nomor 551.1/449/PD. 

Parkir Tentang pengelolaan tempat parkir Badan Jalan Di Wilayah Kota Denpasar, keseluruhan pendapatan bruto retribusi parkir kota Denpasar (on street parking) disetorkan keseluruhannya 100% ke kas daerah sebagai penerima daerah yang selanjutnya di kembalikan 85% nya untuk membiayai operational Perusahaan Daerah Parkir Kota Denpasar. 

Sedangkan pungutan yang bersumber dari parkir diluar jalan (off street parking) seperti Parkir Gedung dan Peralatan seperti sebelumnya. 

Pengelolaan Perusahaan Daerah Parkir Kota Denpasar selalu berpedoman pada peraturan perundang – undangan tentang perusahaaan daerah serta direksi mendapatankan pengawasan dari badan pengawas yang merupakan perpanjangan tangan dari walikota. 

Setiap akhir tahun buku Perusahaan Daerah Parkir Kota Denpasar wajib di audit oleh Akuntan Publik dan Akuntan Independen (Bagian Ketiga Pasal 16 Perda No. 5 Tahun 2003). 

Tahap persiapan pengalihan pengelolaan perparkiran dari pengelolaan melalui Unit Pelaksanaan Teknis (UPT) Dinas Perhubungan Kota Denpasar dilaksanakan secara simultan dengan tahapan – tahapan yang jelas, terencana dan berkelanjutan. 

Dengan Diterbitkan Surat Perintah Tugas Walikota Denpasar No. 893/1593/Org, tertanggal 1 Juli 2004 menugaskan sementara tenaga – tenaga teknis Dinas Perhubungan Kota Denpasar untuk menbantu pelaksanaan operasional sebagaimana dimaksud pada Keputusan Walikota No. 16/2004. Pada tahapan ini struktur organisasi belum terisi secara penuh yang beroperasi secara normal. 

Selanjutnya melalui Keputusan Walikota Nomor. 261 Tahun 2004, tertanggal 13 Agustus 2004 tentang Pengangkatan Direksi Perusahaan Daerah Parkir Kota Denpasar Periode 2004 – 2008 diangkat: 

1. Nyoman Gde Sudiantara, SH. Selaku Direktur Utama. 

2. Agus Suwitra, S Sos. Selaku Direktur. 

Keputusan walikota Denpasar nomor 188.45/651/HK/2017 tentang “Pengangkatan direksi perusahaan daerah parkir kota Denpasar periode 2017 – 2021. 

1. I Nyoman Putrawan, ST Selaku Direktur Utama. 

Terhitung sejak tanggal 16 Agustus 2004, berdasarkan Surat Perintah Tugas Nomor 539/1906/EK efektif mulai pengemban tugas sebagaimana amanat dalam Peraturan Daerah. 

Terhitung sejak terbitnya Peraturan Daerah Kota Denpasar sampai dengan terbitnya surat perintah tugas No.539/190/EK membutuhkan kurun waktu kurang 9 (Sembilan) bulan. 

Dengan terbitnya Surat Perintah Tugas Nomor 539/1906/EK ini, tertanggal 13 Agustus 2004 yang efektif berlaku sejak 16 Agustus 2004 tersebut diatas perangkat hukum melenyenggarakan perparkiran melalui Perusahaan Daerah Parkir Kota Denpasar telah dipenuhi. 

Berdasarkan Keputusan Walikota Nomor 296 Tahun 2004, tentang Pelaksanaan Perparkiran Di Kota Denpasar, tetanggal 4 Oktober 2004, pasal 1 dengan tegas menyebutkan bahwa, Pelaksanaan Pengelolaan Perparkiran Kota Denpasar secara efektif dilaksanakan oleh Perusahaan Daerah Parkir Kota Denpasar per 1 Oktober 2004. 

2.3 Lokasi Perusahaan 

Lokasi pelaksanaan magang dilaksanakan Kantor Perusahaan Daerah Parkir Kota Denpasar. Alamat: Jl. Raya Puputan Niti Mandala No.188, Renon, Kecamatan. Denpasar Selatan. Kota Denpasar, Bali 80227.

2.5 Bagian Usaha/ Bidang 

1) Badan Pengawas 

a. Melakukan pengawasan dan pembinaan Perusahaan Daerah secara terus menerus balik langsung maupun tidak langsung. 

b. Menetapkan rencana kerja dan pembagian tugas anggota menurut bidang masing – masing untuk masa satu dan sesuai tahun buku perusahaan. 

c. Menyelenggarakan rapat kerja sekurang – kurangnya enam bulan sekali untuk membicarakan dan mengatasi masalah – masalah yang dihadapi oleh perusahaan dalam melaksanakan kegiatan, bilamana diperlukan sewaktu – waktu mengadakan rapat untuk menentukan keputusan mengenai hal – hal mendesak. 

d. Merumuskan kebijakan perusahan secara terarah dalam penanaman modal untuk penggunaan dan sesuai dengan kebijaksanaan pemerintah baik jangka panjang maupun jangka pendek. 

e. Mengadakan penelitian atas prestasi kerja dari para anggota direksi perusahaan atas hasil – hasil yang telah dicapai oleh perusahaan, mengusulkan penggantian dan pengangkatan Direktur baru kepada Walikota. 

f. Menyelenggarakan pembinaan dan pengarahan secara berdaya guna serta memberikan petunjuk kepada perusahaan daerah secara efektif dan efisien berdasarkan kebijaksanaan dalam keputusan rapat badan pengawas. 

g. Memberikan pendapat dan saran kepada Walikota tentang Rancangan Anggaran Pendapatan Dan Belanja perusahaan daerah untuk tahun berikutnya yang diajukan oleh direksi tiga bulan sebelum tahun buku dimulai. 

h. Meneliti dan mengevaluasi serta memberi petunjuk lebih lanjut atas laporan perhitungan hasil usaha perusahaan daerah yang wajib dikirim direksi dalam jangka waktu tiga bulan sekali. 

i. Memberikan pendapat dan saran kepada Walikota terhadap Anggran Pendapatan dan Belanja Tambahan atau perubahannya yang diajukan direksi pada tahun buku berjalan. 

j. Memberikan pendapat dan saran kepada Walikota atas laporan tahunan perusahaan daerah yang terdiri dari neraca dan perhitungan laba/rugi dalam jangka waktu yang tidak lebih dari satu bulan setelah laporan tersebut diterima oleh direksi, pelaksana pembagian laba dilaksanakan setelah ada laporan tersebut diterima direksi, pelaksanaan pembagian laba dilaksanakan setelah ada laporan pemeriksaan dari instansi yang berwenang. 

2) Direktur utama 

a. Memimpin pelaksanaan tugas perusahaan daerah sesuai dengan perundang – undangan yang berlaku. 

b. Mewakili perusahaan daerah baik didalam maupun diluar pengadilan atau pengatur penyerahan kuasa direktur. 

c. Merencanakan kegiatan perusahaan daerah untuk jangka panjang, mengawasi dan mengkoordinir dalam bidang teknik operasional bidang umum termasuk pengelolaan keuangan dalam administrasi untuk mencapai tujuan. 

d. Merumuskan strategis perusahaan daerah dan menjalankan kebijaksanaan yang ditetapkan oleh badan pengawas dalam melaksanakan operasi perusahaan daerah sesuai dengan peraturan perundang – undangan yang berlaku. 

e. Memelihara suasana kerja yang baik dalam seluruh organisasi dan berusaha mencapai taraf efisiensi dan administrasi yang baik. 

f. Sacara berkala meninjau kembali dan menilai kembali berbagai fungsi perusahaan daerah serta mengadakan penilaian terhadap manfaat dan efisiesi dari sistem atau proses administrasi yang berlaku. 

g. Memberikan Laporan Keuangan yang terdiri dari Neraca dan Perhitungan laba/rugi, Laporan Keuangan kepada Walikota melalui badan pengawas. 

h. Dalam melaksanakan tugas Direktur Utama bertanggung jawab kepada Walikota. 

3) Direktur 

a. Mengkoordinasi dan mengendalikan kegitan pengadaan administrasi umum, keuangan dan kesekretariatan serta mengendalikan pengadaan perlengkapan. 

b. Merencanakan dan mengendalikan sumber – sumber pendapat serta mengatur penggunaan kekayaan perusahaan. 

c. Mengawasi dan mengukur anggaran belanja dan menetapkan besarnya modal kerja perusahaan, merumuskan dan menetapkan kenijakan keuangan perusahaan lebih efektif. 

d. Memelihara hubungan dengan berbagai pihak dan mewakili perusahaan daerah keluar dengan sepengetahuan direktur utama. 

4) Kepala Bagian Tata Usaha 

a. Merencanakan, mengkoordinasikan, dan mengawasi pelaksanaan tugas dari Seksi Umum Dan Kepegawaian, Seksi Keuangan, Seksi Perencanaan, Seksi Pelaporan dan Pengaduan. 

b. Mengkoodinir dan mengendalikan tata usaha kepegawaian. 

c. Mengadakan usaha pemeliharaan dan pengawasan peralatan dan bangunan kantor. 

d. Mengendalikan usaha pemeliharaan dan pengawasan peralatan serta bangunan kantor. 

e. Mengendalikan semua barang dan peralatan yang menjadi milik perusahaan daerah sesuai dengan kebutuhannya. 

f. Menyiapkan dan mengurus perkara yang menyangkut perusahaan daerah. 

g. Meneliti, mempelajari dan melaksanakan petunjuk Perundang – undangan yang ada sesuai dengan peraturan Perundang – undangan yang berlaku. 

h. Mengkoordinir pelaksanaan asuransi barang – barang yang berkaitan dengan tugasnya. 

i. Melaksanakan tugas – tugas lain yang diberikan Direktur. 

j. Dalam melaksanakan tugasnya Bagian Tata Usaha bertanggung jawab kepada Direktur. 


5) Kepala Bagian Operasional 

a. Merencanakan, mengkoordinasikan dan mengawasi pelaksanaan tugas dari Seksi Data Analisa Dan Program, Seksi Pengelolaan Parkir Badan Jalan, Seksi Pengelolaan Parkir Gedung dan Peralatan, Seksi Pengawasan dan Pengamanan Parkir. 

b. Merencanakan dan melaksanakan sistem perparkiran. 

c. Dalam melaksanakan tugasnya bagian operasional bertanggung jawab kepada Direktur. 


6) Seksi Umum Dan Kepegawaian 

a. Menyelenggarakan kegiatan administrasi unit lingkungan parkir. 

b. Merencanakan dan mengatur formasi dan pengembangan kemampuan karyawan. 

c. Melaksanakan pembinaan karyawan yang meliputi pengangkatan, pemempatan, pemindahan, pemberhentian serta pendidikan dan pelatihan. 

d. Megurus dan meyelesaikan kepangkatan dan jabatan. Mengatur dan mengawasi tata tertib dan disiplin karyawan. Mengurus kesejahteraan karyawan yang meliputi penggajian, honor, tunjangan, uang lembur, intensif: kematian dan kesehatan. 

e. Mengatur tugas – tugas kerumah tanggaan /perlengkapan. 


7) Seksi Keuangan 

a. Melaksanakan penerimaan, penyimpanan uang pendapatan dan melakukan pembayaran uang untuk keperluan kedinasan. 

b. Melakukan pembayaran gaji pegawai, rapel, tunjangan dan uang lembur. 

c. Menyelenggarakan administrasi keuangan. 

d. Menyelenggarakan kegiatan keuangan, tanda retribusi parkir dilingkungan parkir termasuk administrasi pembukuannya. 

e. Melaporkan hasil pengutan retribusi rutin secara harian. 

f. Melaksanakan tugas – tugas lain yang diberikan oleh pimpinan. 


8) Seksi Perencanaan 

a. Menyusun rencana kerja/program kerja pengembangan kegiatan perparkiran. 

b. Mengumpulkan data dan informasi mengenai masalah–masalah yang berhubungan dengan perparkiran. 

c. Memberikan petunjuk dan pengarahan pelaksanaan rencana dan program kerja perparkiran. 

d. Melakuakan evaluasi pelaksana rencana kerja. 

e. Menyusun laporan dan menyampaikan saran serta pertimbangan Perusahaan Daerah Parkir. 

f. Melaksanakan tugas – tugas lain yang diberikan pimpinan. 


9) Seksi pelaporan dan pengaduan 

a. Menyiapakan rencana kegiatan bidang pelaporan dan pengaduan sebagai bahan penyusunan rencana kegiatan bagian tata usaha. 

b. Menyusun laporan hasil kegiatan bidang pelaporan dan pengaduan sebagai bahan penyusunan laporan hasil kegiatan tata usaha. 

c. Mengatur, mendistribusi dan mengkoordinasikan tugas – tugas bawahan sesuai dengan bidangnya masing – masing. 

d. Memberikan petunjuk dan bimbingan teknis serta pengawasan kepada bawahan. 

e. Melaksakan monitoring dan evaluasi terhadap kerja sama pengelolaan perparkiran. 

f. Melaksanakan monitoring dan evaluasi terhadap kerjasama pengelolaan perparkiran dengan pihak swasta/pemilik lahan parkir di luar badan jalan. 

g. Menerima layanan pengaduan dari masyarakat mengenai perusahaan. 

h. Memberikan layanan informasi perusahaan daerah untuk di publikasikan melalui media masa. 


10) Seksi Data dan Analisa Program 

a. Menyiapkan rencana kegiatan bidang – bidang data dan analisa program sebagai bahan untuk menyusun rencana kegiatan Bagian Operasional. 

b. Menghimpun dan memepelajari peraturan perundang – undangan, kebijakan teknis, pedoman dan petunjuk teknis yang berhubungan dengan bidang data analisa program. 

c. Melaksanakan pendataan pontensi lahan parkir. 

d. Menyusun dan menyajikan statistik data parkir badan jalan, gedung dan peralatan. 

e. Melaksanakan pendataan pengawas juru parkir. 

f. Menyusun rencana kerja pengembangan kegiatan perparkiran. 

g. Mengevaluasi dan mempertanggungjawabkan hasil kerja bawahan. 

h. Melaksanakan tugas dinas lainnya yang diberikan atasan. 


11) Seksi Pengelolaan Parkir Badan Jalan 

a. Melakukan penelitian kapasitas (load factor) pada satuan ruang parkir badan jalan. 

b. Melaksankan kegiatan pengelolaan operasional parkir di badan jalan wilayah Denpasar. 

c. Melakukan koordinasi pelaksanaan perparkiran di badan jalan dengan instansi terkait yang berwenang tentang jalan dan lalu lintas. 

d. Melakukan pembinaan dan bimbingan teknis di lapangan terhadap pengawas Juru Parkir dan Juru Parkir. 

e. Untuk melakukan tugas pengawas dan pengendalian pengelolaan parkir di badan jalan dapata dianggkat pengawas juru parkir sesuai dengan kebutuhan. 

f. Menyusun dan menyajikan data statistic perantaran parkir badan jalan. 

g. Membuat laporan pertangggungjawaban perparkiran badan jalan. 


12) Seksi Pengelolaan Parkir Gedung Dan Peralatan 

a. Melakukan penelitian kapasitas pada parkir gedung dan peralatan. 

b. Melaksanakan kegiatan operasional pengelolaan parkir gedung dan peralatan. 

c. Melakukan kerjasama pengelolaan perparkiran pihak swasta/pemilik lahan gedung dan peralatan. 

d. Melakukan penyetoran pajak parkir sesuai dengan ketentuan yag berlaku. 

e. Menerima dan mengelola laporan teknis pengelolaan parkir gedung dan peralatan dari unit – unit parkir gedung dan peralatan untuk diteruskan kepada Pembina. 

f. Menyusun dan menyajikan data statistik pengelolaan parkir gedung dan peralatan. 


13) Seksi Pengawasan Dan Pengamanan Parkir 

a. Memberikn pekayanan kepada pengguna jasa parkir terhadap keamanan dan kenyamanan parkir. 

b. Melakukan pengawasan terhadap kegiatan pengelolaan unit – unit lingkungan parkir, parkir wilayah, parkir gedung dan peralatan. 

c. Bekerjasama dengan instansi lain, dalam hal penindakan terhadap kegiatan juru parkir tidak resmi/juru parkir illegal. 

d. Melakukan pengusutan dan mengajukan usulan kepada Pimpinan Perusahaan Daerah Parkir mengenai pengenaan sanksi atau penindakan terhadap petugas – petugas parkir yang melakukan pelanggaran. 

e. Melakukan pengamatan kegiatan kebersihan, ketertiban, dan keamanan tempat – tempat parkir badan jalan, lingkungan dan parkir gedung dan peralatan.

0 Response to "GAMBARAN UMUM PD. PARKIR KOTA DENPASAR"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel